Bupati Boyolali
Sabtu, 06 Juni 2026 18:13 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

BOYOLALI (Soloaja.co) — Perayaan Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali tahun ini menyuguhkan kemeriahan yang berbeda. Pemerintah Kabupaten Boyolali resmi membuka Merbabu Art Fest 2026 di Simpang Siaga Boyolali pada Jumat (5/6/2026).
Mengusung konsep yang lebih besar dan durasi yang lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya, festival seni budaya ini digadang-gadang menjadi magnet baru untuk mendongkrak kunjungan wisatawan serta menggerakkan ekonomi daerah.
Puluhan ribu warga tampak memadati kawasan Simpang Siaga sejak sore hari untuk menyaksikan pembukaan festival. Berbagai pertunjukan seni tradisional, pameran budaya, dan unjuk kreativitas masyarakat sukses memukau penonton, menandai dimulainya rangkaian acara yang akan berlangsung maraton hingga 22 Agustus 2026 mendatang.
Perluasan Skala dan Ruang Kolaborasi
Memasuki tahun keenam penyelenggaraannya, festival yang lahir dari kreativitas komunitas seni dan karang taruna Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari ini mencetak sejarah baru. Untuk pertama kalinya, rangkaian kegiatan tidak hanya berpusat di desa asalnya, melainkan diperluas hingga ke pusat kota Kabupaten Boyolali agar dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, Syawalludin, menjelaskan bahwa perluasan cakupan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat promosi seni budaya lokal.
"Harapannya menjadikan sinergi segenap remaja, anak-anak muda pecinta seni untuk terus melanjutkan tradisi budaya lokal Boyolali. Tahun ini targetnya pengunjung semakin banyak dan seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan meriah," ujar Syawalludin.
Ia menambahkan, festival ini bukan sekadar panggung pertunjukan, melainkan ruang kolaborasi esensial bagi generasi muda dalam menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Sentuhan Kearifan Lokal dan Lingkungan
Ada yang berbeda pada perhelatan tahun ini. Selain menyajikan selebrasi seni, Merbabu Art Fest 2026 turut mengintegrasikan aksi nyata kepedulian lingkungan dan kearifan lokal. Selama hampir tiga bulan ke depan, agenda festival akan diwarnai dengan kegiatan:
* Sedekah Bumi: Sebagai bentuk syukur masyarakat atas melimpahnya hasil alam.
* Aksi Bersih-Bersih Gunung: Gerakan nyata untuk menjaga kelestarian alam Merbabu.
Optimisme Pertumbuhan Ekonomi dan Wisata
Nada optimis juga disampaikan oleh Bupati Boyolali, Agus Irawan. Ia meyakini tingginya antusiasme warga pada malam pembukaan menjadi indikator kuat bahwa Merbabu Art Fest telah bertransformasi menjadi agenda yang sangat dinantikan.
"Alhamdulillah pembukaan Merbabu Art Fest berjalan sangat sukses. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah hadir dan ikut memeriahkan. Semoga pengunjung tahun ini semakin banyak dan membawa dampak positif bagi Boyolali," ungkap Agus.
Berawal dari inisiatif lokal tingkat desa, Merbabu Art Fest kini resmi menjelma menjadi salah satu ikon festival budaya resmi Kabupaten Boyolali. Melalui puluhan agenda yang telah disiapkan hingga Agustus nanti, festival ini diharapkan mampu mempertegas citra Boyolali sebagai daerah yang kaya akan tradisi, kreatif, serta unggul dalam destinasi wisata berbasis budaya dan alam.
Bagikan