UMS
Sabtu, 04 April 2026 10:11 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) – Nuansa keberagaman budaya mewarnai Upacara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Di tengah ribuan wisudawan, sosok Veville Volatabu Nabalarua menarik perhatian dengan busana tradisional khas negaranya, Fiji, di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Sabtu (4/4/2026).
Alumni Program Studi Manajemen S1 yang akrab disapa Ve ini sengaja mengenakan pakaian dari bahan alami pohon yang diproses secara khusus. Baginya, busana tersebut adalah simbol pencapaian besar yang biasa dikenakan pada momen sakral.
“Ini adalah pakaian tradisional kami untuk perayaan besar. Mengenakannya di sini melambangkan perjalanan panjang dan keberhasilan yang saya raih di UMS,” ujar Ve penuh bangga.
Perjalanan Dua Hari Demi Ilmu
Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., memberikan apresiasi khusus kepada Ve sebagai wisudawan dengan jarak tempuh terjauh. Untuk memulai studinya di Solo beberapa tahun lalu, Ve harus menempuh perjalanan udara selama dua hari, termasuk transit di Singapura.
Meski berasal dari negara yang sangat jauh, Ve mengaku tidak sulit beradaptasi. Keramahan civitas academica UMS membuatnya merasa diterima dengan tangan terbuka.
“Teman-teman dan dosen di sini sangat ramah. Saya merasa aman dan bahagia. Indonesia sudah seperti rumah kedua bagi saya,” ungkap penerima beasiswa internasional tersebut.
Haru Meninggalkan "Rumah Kedua"
Di balik senyum bahagianya setelah resmi menyandang gelar sarjana, terselip rasa haru yang mendalam. Ve mengaku berat hati harus meninggalkan Indonesia yang telah memberikan banyak kenangan selama empat tahun terakhir.
“Setiap kali memikirkan harus pulang, rasanya seperti meninggalkan keluarga sendiri. Empat tahun di sini sangat berarti,” tuturnya sambil menahan tangis.
Kecintaannya pada atmosfer akademik di UMS membuat Ve berharap mahasiswa asal Fiji lainnya bisa mengikuti jejaknya. Ia pun tak menutup kemungkinan untuk kembali ke Solo guna melanjutkan studi jenjang Magister (S2) di masa depan.
“UMS sangat luar biasa. Kalau ada kesempatan, saya ingin kembali lagi ke sini untuk lanjut S2,” pungkasnya.
Bagikan