Lampaui Standar! "Pelangi di Mars" Gebrak Sinema Visual Kelas Dunia

Sabtu, 04 April 2026 13:27 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001533985.jpg
Upie Guava sutradara Pelangi di Mars (Istimewa)

JAKARTA (Soloaja.co) – Industri perfilman tanah air baru saja mencatatkan sejarah baru. Film terbaru produksi Mahakarya Pictures yang bertajuk "Pelangi di Mars", menuai banjir pujian berkat kualitas animasi dan efek visualnya yang disebut-sebut mampu bersaing dengan produksi besar Hollywood.

Sejak tayang perdana pada 18 Maret 2026 lalu, film ini langsung menjadi perbincangan hangat. Mengusung konsep hybrid antara animasi dan live-action, "Pelangi di Mars" merupakan karya prestisius dari sutradara Upie Guava. Film ini sekaligus menjadi bukti kemajuan teknologi perfilman Indonesia karena sepenuhnya menggunakan teknologi Extended Reality (XR).

Teknologi XR sendiri merupakan perangkat canggih yang digunakan dalam produksi film-film global kenamaan seperti The Mandalorian dan The Batman. Penggunaan XR memungkinkan visual ruang angkasa dan lanskap Mars dalam film ini terlihat begitu nyata dan mendalam.

Dedikasi Lima Tahun untuk Mimpi Anak Indonesia

Lahirnya "Pelangi di Mars" bermula dari sebuah visi besar sejak tahun 2020. Upie Guava mengaku gelisah melihat mulai pudarnya semangat mimpi besar pada anak-anak Indonesia. Melalui film ini, ia bertekad membangkitkan kembali semangat tersebut melalui medium layar lebar.

Visi tersebut disambut baik oleh produser Dendi Reynando. Dendi turut merasakan keresahan serupa akibat minimnya Intellectual Property (IP) lokal untuk anak-anak saat berkunjung ke bioskop maupun toko mainan. Pertemuan dua sosok ini menjadi awal perjalanan panjang selama lebih dari lima tahun untuk mewujudkan sebuah karya yang benar-benar berasal dari tangan anak bangsa untuk anak bangsa.

"Berjalan perlahan dengan teknologi yang saat itu masih asing, akhirnya perjalanan ini didukung oleh ratusan orang Indonesia yang percaya akan visi 'gila' tersebut," ungkap tim produksi.

Kekaguman dari Balik Layar

Kualitas visual film ini tidak hanya dirasakan oleh penonton di bioskop, tetapi juga memukau mereka yang melihat proses produksinya. Influencer dan YouTuber Muntaz Halilintar, yang berkesempatan mengunjungi Doss Guava XR Studio, mengungkapkan kekagumannya atas dedikasi tim di balik layar.

“Salah satu set paling gila yang pernah saya lihat. So much effort, so much heart to it,” ujar Muntaz saat melihat langsung kerumitan produksi film ini.

Ayo ke Bioskop: Promo Menarik Menanti

Bagi Anda yang ingin menyaksikan langsung pencapaian luar biasa dari industri film Indonesia ini, "Pelangi di Mars" sedang tayang di seluruh jaringan bioskop tanah air.

Kabar baiknya, saat ini tersedia promo spesial Buy One Get One Free (BOGOF) yang bisa didapatkan melalui aplikasi pemesanan tiket digital seperti M-TIX, TIX ID, CGV, dan Cinepolis.

Jangan lewatkan kesempatan menjadi saksi sejarah bangkitnya kualitas visual film nasional. Untuk pembaruan informasi terkini, silakan ikuti akun media sosial resmi di @pelangidimars dan @mahakaryapictures.