Kebijakan
Senin, 24 Agustus 2026 14:48 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta memberikan edukasi politik dan demokrasi secara langsung kepada para pelajar melalui ajang Pemilihan Ketua dan Wakil OSIM (Pilketos) di MTsN 2 Surakarta pada Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang melibatkan sekitar 980 siswa-siswi tersebut diawali dengan alur debat tiga pasangan calon Ketua dan Wakil OSIM di halaman madrasah. Suasana pemungutan suara diawali panggung orasi serta selingan hiburan musik interaktif guna menyemarakkan iklim demokrasi sekolah.
Kehadiran jajaran KPU Kota Surakarta disambut hangat pihak madrasah. Rombongan KPU dipimpin oleh Anggota KPU Kota Surakarta Divisi Sosdiklih, Parmas, SDM, Yuly Yulianingrum, S.IP., didampingi Kasubag Parhumas dan SDM Wiji Lestari, S.E., M.M., serta jajaran staf teknis KPU.
Dalam sesi pemaparan sosialisasi yang diselingi tanya jawab interaktif dan pembagian doorprize, KPU menyampaikan materi komprehensif seputar kepemiluan. Materi meliputi pengertian dan karakteristik demokrasi, prinsip Luber Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil), hingga simulasi alur pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Siswa diajarkan mengenali logistik TPS, peran petugas, hingga alur rekapitulasi dan penetapan pemenang.
KPU juga menekankan pentingnya menjaga iklim Pilketos yang damai, menolak praktik politik uang, melawan kecurangan, serta menyaring berita bohong (hoax).
Yuly Yulianingrum mengapresiasi pihak madrasah dan komite yang secara rutin merancang pembelajaran demokrasi terstruktur.
"Anak-anak sangat serius tapi happy, ini menunjukkan iklim pendidikan di sini sangat baik. Siswa-siswi cukup berani, cerdas, dan sungguh-sungguh saat sesi tanya jawab. Mereka mencerminkan bahwa madrasah ini mendidik muridnya dengan luar biasa," puji Yuly, seraya menyatakan kesiapan KPU untuk terus memfasilitasi kebutuhan sarana pencoblosan di masa mendatang.
Sementara itu, Pembina OSIS MTsN 2 Surakarta, Totok Darwanto, S.Pd., menyampaikan bahwa madrasah terus berbenah menyesuaikan perkembangan zaman. Kehadiran KPU diharapkan mampu memperluas wawasan kebangsaan para siswa sejak dini.
"Semoga di lain waktu kita juga bisa mendatangkan pihak-pihak lain yang dapat membawa kemajuan dan kebaikan bagi madrasah sesuai harapan bersama," tandas Totok.
Bagikan
Kebijakan
setahun yang lalu
Presiden
2 tahun yang lalu