Kontingen Indonesia Tiba di Nagoya, Siap Tempur di Asian Para Games 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 09:11 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1002236744.jpg
Atlet APG 2026 kontingen Indonesia tiba di Jepang (Soloaja)

NAGOYA (Soloaja.co) — Kontingen Indonesia untuk ajang Asian Para Games 2026 resmi mendarat di Bandar Udara Internasional Chubu Centrair, Nagoya, Jepang, pada Selasa (13/10/2026) pukul 15.00 waktu setempat. Rombongan tiba dalam kondisi bugar setelah menempuh perjalanan selama 7 jam 20 menit menggunakan pesawat carter Garuda Indonesia penerbangan GA8200.

Tim Merah Putih berkekuatan total 210 personel yang terdiri atas 103 atlet dari 12 cabang olahraga (cabor) serta 107 ofisial dan pendamping. Rincian skuad atlet Indonesia meliputi para atletik (25 atlet), para bulu tangkis (15 atlet), para renang (12 atlet), para angkat berat (10 atlet), para tenis meja (9 atlet), para panahan (7 atlet), para judo (7 atlet), boccia (5 atlet), para balap sepeda (5 atlet), para menembak (3 atlet), anggar kursi roda (3 atlet), dan para taekwondo (2 atlet).

Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, menyampaikan bahwa fokus awal setibanya di Jepang adalah adaptasi lingkungan serta penyesuaian tempat sebelum dimulainya laga.

"Sampai di Nagoya, itu kesempatan bagi mereka untuk menyesuaikan diri dengan tempat karena pertandingan baru mulai nanti tanggal 16," ujar Reda, Selasa (13/10/2026).

Guna menunjang kenyamanan dan performa atlet, tim CdM telah melakukan peninjauan lapangan serta pemetaan lokasi beberapa bulan sebelum ajang digelar. Penataan dilakukan agar jarak antara posko pusat (headquarter) tim pendukung dan hotel penginapan atlet tidak berjauhan.

Reda tak menampik adanya kendala teknis minor akibat besarnya jumlah rombongan, seperti penanganan bagasi. Namun seluruh kendala tersebut berhasil diselesaikan dengan cepat atas dukungan seluruh tim penanggung jawab keberangkatan.

Berdasarkan jadwal resmi, pertandingan babak kualifikasi akan dimulai lebih awal pada Jumat (16/10/2026) untuk dua cabor, yakni para bulu tangkis dan para tenis meja, sebelum upacara pembukaan digelar.

Koordinator Pelatih Para Bulu Tangkis Indonesia, Jarot Hernowo, menegaskan kesiapan para atletnya. Pasangan ganda campuran SL3-SU5, Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani, menjadi tumpuan utama, meski potensi medali juga terbuka lebar dari nomor-nomor pertandingan lainnya.

"Dari seluruh nomor kami punya chance untuk masuk ke perempat final, semifinal, dan Insya Allah menembus babak final," ungkap Jarot.

Optimisme serupa disuarakan atlet para bulu tangkis, Hikmat Ramdani. Target raihan medali emas dipancang demi mengamankan poin krusial menuju kualifikasi Paralimpiade Los Angeles 2028.

"Persiapan sudah satu tahun. Setelah ini kami lanjut berburu poin ke Malaysia dan kejuaraan lainnya untuk Paralimpiade. Kemarin sempat di peringkat sepuluh, tetapi setelah rutin bertanding posisi mixed doubles kami sudah kembali ke peringkat satu dunia," kata Hikmat.