UMKM
Sabtu, 25 April 2026 12:38 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

YOGYAKARTA (Soloaja.co) — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta terus memperkuat posisinya sebagai moda transportasi massal yang efisien dan ramah lingkungan. Selain meningkatkan kualitas kenyamanan di area stasiun dan kereta, KAI Daop 6 secara konsisten berupaya menekan emisi karbon demi kelestarian alam.
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, emisi yang dihasilkan kereta api jauh lebih kecil dibandingkan kendaraan pribadi. Dalam perjalanan sejauh 200 mil, emisi mobil tercatat bisa mencapai lima kali lipat lebih besar dari kereta api.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa penggunaan kereta api setiap harinya dapat mengurangi sekitar 2.141 ton CO2. Jika diakumulasikan dalam setahun, angka pengurangannya mencapai sekitar 780.528 ton CO2. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa kereta api adalah solusi transportasi rendah emisi yang sangat efektif.
Selain aspek lingkungan, KAI Daop 6 juga fokus pada kenyamanan pelanggan melalui pengelolaan sampah. Di setiap stasiun, telah disediakan tempat sampah yang terbagi menjadi kategori organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).
“Fasilitas ini bertujuan menciptakan lingkungan stasiun yang bersih sekaligus mengedukasi penumpang tentang pentingnya pemilahan sampah.” Ungkap Feni.
Inovasi lain yang dihadirkan adalah penyediaan water station atau fasilitas air minum gratis. Penumpang diajak untuk membawa tumbler sendiri dan mengisi ulang air minum di mesin yang telah tersedia di berbagai stasiun, seperti Stasiun Yogyakarta, Solo Balapan, Lempuyangan, Purwosari, Wates, Klaten, Solo Kota, dan Palur. Langkah ini diambil untuk menekan penggunaan botol plastik sekali pakai.
Sisi teknologi pun turut mendukung pelestarian lingkungan melalui sistem boarding face recognition. Dengan sistem ini, penumpang tidak perlu lagi mencetak tiket fisik, sehingga penggunaan kertas dapat dikurangi secara signifikan. Bahkan di dalam kereta, KAI kini menggunakan kantong berbahan ramah lingkungan untuk mengelola limbah.
Feni Novida Saragih menegaskan bahwa partisipasi aktif pelanggan adalah kunci dalam mewujudkan ekosistem transportasi yang bersih. KAI Daop 6 berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan layanan modern yang berwawasan lingkungan sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Bagikan