sumur
Selasa, 23 Juni 2026 13:33 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SUKOHARJO (Soloaja.co) – Kodim 0726/Sukoharjo bersama PT Dua Naga resmi meluncurkan program sumur bor dalam rangka gerakan TNI Manunggal Air pada Jumat (19/6). Kolaborasi sinergis antara institusi TNI dan pihak swasta ini menyasar enam titik krusial di wilayah Kabupaten Sukoharjo guna mengatasi persoalan akses air bersih masyarakat.
Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., menegaskan bahwa program ini merupakan representasi nyata dari pengabdian TNI untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
"Air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Kehadiran sumur bor ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan sehari-hari, kegiatan belajar mengajar, maupun mendukung aktivitas di lingkungan pondok pesantren dan tempat ibadah," ujar Letkol Inf Reza Sahputra.
Enam lokasi yang kini dilengkapi fasilitas sumur bor tersebut meliputi:
* Pondok Muhammadiyah Boarding School Desa Jati, Kecamatan Gatak
* Masjid Al-Mukmin Bangsan, Desa Trosemi, Kecamatan Gatak
* MI Muhammadiyah Trangsan, Kecamatan Gatak
* Pondok Muhammadiyah Boarding School SMAGA Trangsan, Kecamatan Gatak
* Ponpes PPTQ Al Rasyid Putri, Ngemplak Kartasura
* Ponpes PPTQ Al Rasyid Putra, Gumpang Kartasura
Tidak sekadar membangun infrastruktur air, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial. Bersamaan dengan peresmian tersebut, Kodim 0726/Sukoharjo turut menyalurkan bantuan paket sembako untuk membantu meringankan beban hidup warga yang membutuhkan di sekitar lokasi.
Dukungan penuh juga disuarakan oleh pihak swasta. Pimpinan PT Dua Naga Corporation, Luki Adhi Sulaksono, menyatakan komitmen perusahaannya untuk terus menyokong program sosial yang memiliki dampak langsung dan jangka panjang bagi hajat hidup orang banyak.
"Kami percaya bahwa akses air bersih adalah kebutuhan vital yang harus tersedia bagi masyarakat. Melalui program ini, kami berharap sumur bor yang telah dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat," pungkas Luki.
Kehadiran fasilitas baru ini disambut hangat oleh warga dan para pengelola lembaga pendidikan serta tempat ibadah. Bantuan ini dinilai menjadi solusi konkret yang tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas sosial, pendidikan, dan keagamaan di Sukoharjo.
Bagikan