tinju
Sabtu, 02 Mei 2026 12:55 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) – Struktur kepengurusan Indonesia Boxing Association (IBA) atau Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Tengah resmi dikukuhkan. Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua ATI Pusat, Ester Situmorang BBA, di Hotel Asia Solo pada Senin, 2 Mei 2026.
Asri Purwanti dipercaya memimpin ATI Jawa Tengah dengan didampingi 36 pengurus lainnya. Acara sakral tersebut turut disaksikan oleh perwakilan TNI, Polri, KONI dari berbagai kabupaten/kota, serta tokoh masyarakat Kyai Mashuri yang menjabat sebagai dewan pembina organisasi.
Dalam sambutannya, Ester Situmorang menekankan pentingnya meningkatkan frekuensi pertandingan di wilayah Jawa Tengah.
Menurutnya, dunia tinju Indonesia saat ini tengah mengalami masa mati suri dan seolah kembali ke titik nol seperti era 90-an. Hal tersebut berdampak pada panjangnya proses untuk melahirkan juara baru di tingkat nasional maupun internasional.
“Harapan kami DPW Jawa Tengah lebih banyak mengadakan pertandingan. Dari ronde pendek naik ke peringkat lebih tinggi hingga perebutan sabuk nasional. Saat ini kami juga mendorong konsep sportainment, yakni perpaduan antara olahraga dan hiburan. Hal ini penting untuk menarik minat kaum milenial dan menumbuhkan kembali gairah tinju di masyarakat,” jelas Ester.
Menanggapi tantangan tersebut, Ketua ATI Jawa Tengah Asri Purwanti menyatakan kesiapannya untuk menghidupkan kembali semangat olahraga tinju di wilayahnya. Ia mengungkapkan telah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pemerintah daerah, seperti Klaten dan Boyolali, untuk menyelenggarakan event tinju bertepatan dengan hari jadi daerah masing-masing.
“Target terdekat kami adalah menyelenggarakan event pada 4 Juli mendatang di Solo. Pertandingan tersebut direncanakan memperebutkan sabuk Gubernur dan sabuk Kapolda. Kami sudah mendapatkan dukungan penuh untuk merealisasikan hal ini,” tutur Asri.
Lebih lanjut, Asri menjelaskan bahwa ATI Jawa Tengah berkomitmen menjadi wadah profesional bagi para atlet yang sudah melewati batas usia amatir. Ia berharap prestasi yang diraih para atlet nantinya dapat membantu masa depan mereka, termasuk melalui jalur beasiswa pendidikan atau peluang karier di jajaran TNI.
Sementara itu, Dewan Pembina ATI Jawa Tengah, Kiai Mashuri, menegaskan dukungannya terhadap kepengurusan yang baru dilantik. Ia melihat potensi besar pada anak-anak muda yang selama ini belum terwadahi dengan baik.
“Dengan pengurus yang diisi oleh sosok-sosok profesional dan berpengalaman, kami optimis masalah teknis di lapangan dapat teratasi dan bibit-bibit atlet daerah dapat membawa harum nama Jawa Tengah di tingkat internasional.” Ungkap Kiai Mashuri.
Bagikan