Ketua Harian APPSI Don Muzakir Optimistis Sudaryono Bawa Program MBG Lebih Baik

Kamis, 23 Juli 2026 12:00 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001925451.jpg
Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir (Soloaja)

JAKARTA (Soloaja.co) — Ketua Harian DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Don Muzakir, memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas dilantiknya Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Rabu (22/7). 

Sudaryono yang merupakan Ketua Umum APPSI resmi mengisi posisi tersebut menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri akibat alasan kesehatan.

Don Muzakir menilai, penetapan Sudaryono merupakan langkah tepat untuk mengawal keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah saat ini. Rekam jejak dan karakter kepemimpinan Sudaryono dinilai menjadi modal kuat dalam mengelola program berskala nasional tersebut.

"Selamat kepada Mas Sudaryono atas amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Saya mengenal beliau sebagai pribadi yang pekerja keras, konsisten, dan sangat teliti. Saya optimistis Program Makan Bergizi Gratis akan berjalan semakin baik di bawah kepemimpinannya," ujar Don Muzakir pada awak media, Kamis (23/07). 

Paham Ekosistem Pangan dari Hulu ke Hilir

Pengalaman Sudaryono di sektor pangan bukanlah hal baru. Sebelum dilantik memimpin BGN, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian dan terlibat aktif sejak tahap perencanaan, penyusunan konsep, hingga eksekusi teknis program MBG. Keterlibatan tersebut membuat Sudaryono memahami betul pentingnya rantai pasok bahan baku lokal.

Selain rekam jejak di pemerintahan, Sudaryono juga memegang sejumlah posisi strategis di organisasi kemasyarakatan dan perpolitikan pangan, antara lain:
* Ketua Umum DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)
* Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI)
* Ketua Dewan Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia
Pemahaman mendalam mengenai sektor pertanian dan jaringan distribusi pangan ini diyakini akan mempermudah koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Sinergi Ekonomi untuk Petani dan Pedagang

Don Muzakir yang juga KeTum Tani Merdeka ini berharap, di bawah kepemimpinan Sudaryono, pelaksanaan program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi perekonomian lokal.

"Mas Sudaryono memahami program ini dari awal. Pengalaman itu menjadi nilai tambah untuk memperkuat pelaksanaan MBG ke depan," tambahnya.

Harapan besarnya, integrasi antara BGN dan ekosistem pertanian dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk pertanian, peternakan, dan perikanan dalam negeri, sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh para petani, peternak, nelayan, hingga pedagang pasar di seluruh Indonesia.