PT KAI
Rabu, 11 Februari 2026 10:48 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

YOGYAKARTA (Soloaja.co) – Menyambut masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mulai tancap gas memperkuat aspek keselamatan. Langkah ini diwujudkan melalui sosialisasi masif di perlintasan sebidang JPL 320, lintas Maguwo-Brambanan, dengan menggandeng Polsek Prambanan dan komunitas pencinta kereta api.
Edukasi ini menyasar para pengendara agar lebih disiplin dan waspada saat melintasi rel, mengingat titik Brambanan memiliki intensitas lalu lintas kendaraan dan perjalanan kereta yang sangat tinggi.
Menekan Angka Kecelakaan: Tren Positif di 2025
Upaya berkelanjutan KAI Daop 6 dalam menjaga keselamatan mulai membuahkan hasil signifikan. Berdasarkan data internal, angka kejadian temperan (kecelakaan di perlintasan) berhasil ditekan secara bertahap.
* Tahun 2024: 19 Kejadian
* Tahun 2025: 13 Kejadian
Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa selain sosialisasi, pihaknya juga aktif mendukung pemerintah dalam menutup perlintasan liar. Tercatat sebanyak 14 perlintasan liar berhasil ditutup sepanjang tahun 2025 lalu.
"Keselamatan adalah prioritas utama KAI. Menerobos palang pintu bukan hanya berbahaya, tetapi juga pelanggaran hukum yang bisa berakibat fatal," tegas Feni.
Sanksi Tegas bagi Pelanggar
Pihak KAI kembali mengingatkan masyarakat akan landasan hukum yang mengatur perlintasan sebidang. Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ:
* Pasal 114: Pengguna jalan wajib berhenti, melihat kanan-kiri, dan baru melintas jika kondisi sudah aman.
* Pasal 296: Pelanggar yang nekat menerobos palang pintu terancam pidana kurungan maksimal 3 bulan atau denda maksimal Rp750.000.
Kampanye "BERTEMAN"
Sebagai penutup, Feni mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip BERTEMAN demi keselamatan bersama.
BERTEMAN: Berhenti, Tengok Kiri-Kanan, Aman, baru Jalan. Dengan kolaborasi antara KAI, aparat keamanan, dan kesadaran masyarakat, diharapkan perjalanan kereta api selama masa mudik Lebaran 2026 mendatang dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa kendala.
Bagikan