liburan
Jumat, 15 Mei 2026 08:11 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

BOYOLALI (Soloaja.co) – Menjelang libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026, PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) bersiap menghadapi lonjakan volume kendaraan. Berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan para pengguna jalan di sepanjang ruas Tol Solo-Ngawi.
Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan, mengungkapkan bahwa pihaknya memprediksi total kendaraan yang keluar (exit) selama periode 14–17 Mei 2026 akan mencapai 104.285 kendaraan. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 4% dari kondisi normal atau melonjak 11% dibanding periode yang sama pada tahun lalu.
"Puncak lalu lintas komuter kami perkirakan terjadi pada 16 Mei 2026, dengan volume arus keluar mencapai 28.540 kendaraan dan arus masuk sebanyak 27.763 kendaraan," jelas Mery dalam keterangannya, Kamis (14/05).
Optimalkan Gardu OAB dan Fasilitas Rest Area
Guna menghindari penumpukan di gerbang tol (GT), PT JSN menyiagakan Gardu *Oblique Approach Booth* (OAB). Gardu tambahan ini akan dioperasikan sewaktu-waktu jika terjadi antrean panjang di gerbang utama, khususnya di tiga titik krusial:
* GT Ngemplak: 3 gardu exit dan 2 gardu entrance.
* GT Karanganyar: 2 gardu exit dan 2 gardu entrance.
* GT Sragen: 3 gardu exit dan 2 gardu entrance.
Tak hanya urusan transaksi, kesiapan infrastruktur pendukung bagi kendaraan listrik juga menjadi prioritas. PT JSN telah menyediakan total **78 nozzle SPKLU** yang tersebar di Rest Area KM 519, KM 538, dan KM 575, baik di jalur menuju Surabaya maupun Jakarta.
Imbauan Keselamatan
Manajemen PT JSN mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan kecukupan saldo uang elektronik sebelum masuk tol. Pengendara juga diingatkan untuk memanfaatkan fasilitas rest area jika merasa lelah demi keselamatan bersama.
Untuk memantau kondisi lalu lintas secara *real-time*, masyarakat dapat menghubungi One Call Center 24 jam di nomor 133 atau menggunakan aplikasi Travoy 4.1.
Bagikan