Rabu, 24 Juni 2026 09:58 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Di tengah tantangan sektor manufaktur yang dinamis, Politeknik ATMI Surakarta kembali membuktikan taringnya dengan menggelar Job Fair 2026. Mengusung tema "Inspiring Excellence and Empowering Generation 2026", bursa kerja ini resmi dibuka di Solo Techno Park dan akan berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juni 2026.
Wakil Direktur 4 Bidang Kerjasama dan Pusat Karir ATMI Surakarta, Suryadi, mengungkapkan bahwa meskipun kondisi industri manufaktur saat ini sedang tidak baik-baik saja, kepercayaan dunia usaha terhadap ATMI tetap kokoh.
"Kita masih bisa dipercaya oleh 29 perusahaan yang ikut terlibat dalam job fair tahun ini. Bahkan, peserta terjauh datang dari Batam," ujar Suryadi.
Sebagai sekolah tinggi teknik dengan program khusus, ATMI mencetak lulusan spesialis bidang manufaktur yang sangat dibutuhkan oleh infrastruktur teknik di Indonesia. Tahun ini, ATMI meluluskan 217 wisudawan.
Menariknya, acara ini tidak hanya diperuntukkan bagi internal; ATMI juga mengundang para alumni, mahasiswa perguruan tinggi se-Soloraya, serta siswa SMK. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi jembatan kokoh antara pendidikan vokasi, industri, dan pemerintah agar para pencari kerja mendapatkan posisi yang sesuai dengan passion dan keterampilan mereka.
Menghapus Istilah "Membeli Kucing dalam Karung"
Ketua Yayasan ATMI, Romo Albertus Nugroho Widiono, menekankan pentingnya interaksi langsung dalam bursa kerja ini dengan prinsip seeing is believing.
"Dengan melihat langsung apa yang terjadi di ATMI dan berjumpa langsung dengan para lulusan, perusahaan bisa melihat kualitas nyata yang akan direkrut. Ini keuntungan besar," jelas Romo Albertus.
Beliau menambahkan, job fair ini memastikan mahasiswa tidak berjalan di "padang belantara" yang buta saat memasuki dunia kerja, melainkan menuju masa depan dengan spesifikasi yang jelas. Acara ini juga menjadi sarana strategis untuk membuka jaringan (networking) langsung dengan representatif industri.
Ketangguhan sistem pendidikan ATMI dibuktikan dengan data serapan kerja yang luar biasa: 100 persen lulusan terserap pasar kerja, dengan waktu daftar tunggu maksimal hanya 2,5 bulan.
Apresiasi Pemerintah dan Kepercayaan Industri
Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Kota Surakarta. Membacakan sambutan tertulis Wali Kota Surakarta, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransisco Amaral, menyampaikan bahwa Pemkot Surakarta sangat mendukung gelaran ini. Menurutnya, agenda ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan daya saing serta mempertemukan potensi alumni dengan kebutuhan riil perusahaan.
Keunggulan lulusan ATMI juga diamini oleh para praktisi industri. Angelina Koesjono, perwakilan HRD PT Djarum yang hadir sebagai salah satu mitra perusahaan, memberikan testimoni positifnya.
"Lulusan ATMI memiliki integritas dan disiplin yang sangat tinggi. Karakter kuat inilah yang membuat mereka mampu beradaptasi dengan cepat di dinamika dunia kerja," ungkap Angelina.
Diikuti Puluhan Raksasa Industri
Job fair tahun ini disemarakkan oleh nama-nama besar di dunia industri nasional, antara lain:
* PT Djitoe Mesindo (Batam)
* PT Asia Perdana Mesinindo (Tangerang)
* PT Surabaya Mega Box
* Wings Group Surabaya
* PT Djarum
* PT Asahimas Flat Glass
* ADR Group Companies
* PT Kobin Keramik Industri
* PT Sawit Mas Nugraha Perdana (Sampit), dan banyak lainnya.
Selain bursa lowongan kerja, rangkaian acara juga diperkaya dengan kegiatan peningkatan kapasitas seperti workshop dan coaching class dari Pamerindo Indonesia dan Ready Group, serta agenda industrial gathering yang diinisiasi oleh Swiss Skills for Competitiveness.
Bagikan