ISI Solo Gelar Pameran Seni Super YPAC Ruang Kreasi Inklusif

Senin, 20 Juli 2026 18:18 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001915810.jpg
ISI Solo menggelar pameran bertajuk "Super YPAC" sebagai penutup rangkaian Program Mahasiswa Berdampak (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI Solo) menggelar pameran bertajuk "Super YPAC" sebagai penutup rangkaian Program Mahasiswa Berdampak yang telah dilaksanakan di YPAC Kota Surakarta. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Aula YPAC Kota Surakarta, Jalan Slamet Riyadi, Surakarta.

Pameran ini menjadi ruang apresiasi terhadap berbagai capaian peserta selama pelaksanaan program pendampingan. Beragam karya seni dan hasil pembelajaran ditampilkan sebagai bentuk implementasi keterampilan yang telah diperoleh siswa YPAC, khususnya dalam bidang seni batik serta berbagai kegiatan edukatif dan pengembangan kreativitas lainnya. 

Melalui pameran ini, masyarakat dapat melihat potensi, semangat berkarya, dan kemampuan siswa YPAC yang berkembang selama mengikuti program.

Ketua Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surakarta Drs. Mardianto, MBA bersama Kepala Sekolah YPAC Jalaludin Khawarizmi S.pd memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Program Mahasiswa Berdampak ISI Solo. 

Menurut mereka, program ini memberikan manfaat nyata bagi peserta didik melalui pendekatan pembelajaran seni yang inklusif, kreatif, dan memberdayakan. Pendampingan yang dilakukan mahasiswa tidak hanya memperkaya keterampilan berkesenian siswa, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri, kemandirian, serta ruang berekspresi bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Ketua Pelaksana Program Mahasiswa Berdampak, Sultan, menyampaikan bahwa pelaksanaan program tidak hanya memberikan dampak positif bagi siswa YPAC, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa yang terlibat.

"Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami praktik pendidikan inklusif. Mereka belajar bagaimana seni dapat menjadi media pembelajaran yang mampu menjangkau semua kalangan tanpa terkecuali. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif di masa depan," ungkap Sultan.

Tema "Super YPAC" merepresentasikan semangat luar biasa yang ditunjukkan para siswa YPAC dalam belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Pameran ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan khusus mampu menghasilkan program yang memberikan dampak nyata, baik bagi peserta didik maupun mahasiswa sebagai bagian dari proses pembelajaran di luar kampus.

Melalui Program Mahasiswa Berdampak, ISI Solo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, humanis, dan berkelanjutan.