Solo Keroncong Festival 2026, Nostalgia Magis Bersama Iga Mawarni

Kusumawati - Senin, 20 Juli 2026 14:47 WIB
Penampilan Iga Mawarni dalam Solo Keroncong Festival 2026 (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Ribuan pasang mata memadati Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta untuk menyaksikan pembukaan Solo Keroncong Festival (SKF) 2026, Sabtu (18/7/2026) malam. Perhelatan akbar tahunan ini hadir dengan konsep baru bertajuk Keroncong Majestic dan mengusung tema besar “Memayu Hayuning Keroncong”.

Selama dua hari, 18–19 Juli 2026, festival ini menjadi panggung penting yang mempertemukan kekuatan tradisi, kreativitas musikal, serta semangat regenerasi agar musik keroncong tetap adaptif dengan zaman.

Nostalgia Magis Bersama Iga Mawarni

Puncak kemeriahan hari pertama SKF 2026 ditutup manis oleh penampilan penyanyi legendaris Iga Mawarni. Kehadirannya di atas panggung langsung menghadirkan nuansa nostalgia dan romantisme di tengah kawasan bersejarah keraton.

Membawakan lagu hit “Kasmaran”, Iga menghipnotis penonton lewat karakter vokalnya yang khas, berpadu dengan aransemen keroncong yang megah. Petikan instrumen cak dan cuk, gesekan selo, serta tiupan seruling membuat penonton larut dalam harmoni musik yang syahdu. Penampilan tersebut menjadi gong yang mengunci kemeriahan malam pembuka festival setelah sebelumnya diisi oleh deretan musisi lokal dan nasional.

Panggung Lintas Negara dan Lintas Generasi

Program Director SKF 2026, Didit Raykapur, menjelaskan bahwa melalui tema “Memayu Hayuning Keroncong”, festival ini diharapkan menjadi ruang untuk merawat sekaligus mengembangkan musik keroncong agar dicintai lintas generasi. Sejumlah seniman papan atas ikut ambil bagian dalam gelaran tahun ini.

Musisi Nasional menghadirkan Tuti Maryati, Iga Mawarni, dan Hendri Lamiri. Untuk Musisi Internasional hadir Rosita Rohaizad asal Malaysia. Talenta lokal pun tak kalah menarik, yakni Duo Wening & Jepank, serta artis kawak asal Solo, Bangkit Sanjaya, yang juga didapuk sebagai Ketua Panitia SKF 2026.

Duo Wening & Jepank menyatakan kebanggaannya dapat terlibat dalam festival bergengsi ini. Mereka tampil enerjik dengan membawakan tiga lagu yang dikemas dalam aransemen segar dan kekinian, termasuk membawakan karya dalang legendaris Ki Anom Suroto dengan sentuhan baru.

Pada hari kedua Wakil Walikota Surakarta Astrid Widayani juga ikut tampil dalam panggung SKF 2026 sebagai bentuk dukungan dan apresiasi. Selain itu SKF juga memberi ruang bagi orkes Keroncong di masing-masing kecamatan.

Melalui kemegahan Keroncong Majestic, SKF 2026 menegaskan bahwa musik tradisi tidak harus mandek pada masa lalu, melainkan mampu terus tumbuh dengan wajah baru yang tetap relevan bagi masyarakat modern.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS