BPJS kesehatan
Jumat, 13 Maret 2026 11:52 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SRAGEN (Soloaja.co) – Sebagai wujud dukungan terhadap kenyamanan masyarakat yang menjalani perjalanan mudik Lebaran tahun 2026, BPJS Kesehatan resmi menghadirkan Posko Mudik di sejumlah titik strategis.
Ada 8 Posko Mudik BPJS Kesehatan akan melayani dari tanggal 13 hingga 18 Maret 2026 yang berlokasi di Pelabuhan Merak Banten, Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Rest Area Tol Cipularang Km 88A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali Km 166A Majalengka, Rest Area Tol Ungaran Km 429 Semarang, Rest Area Tol Masaran Km 519A Sragen, Terminal Purabaya Sidoarjo, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.
Salah satu titik utama yang diresmikan adalah Posko Mudik di Rest Area Tol Masaran Km 519A Sragen pada Jumat, 13 Maret 2026.
Peresmian Posko mudik BPJS kesehatan dilakukan oleh Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat, Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Sutopo Patria Jati, Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Sragen, dr. Hargiyanto, juga sejumlah Deputi Direksi Wilayah VI Kedeputian Wilayah BPJS Kesehatan dan pejabat instansi terkait.
“Melalui posko ini, para pemudik dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan dan informasi terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara gratis.” terang Direktur Perencanaan dan Pengembangan, Sutopo Patria Jati, saat meresmikan Posko Mudik BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Masaran Km 519A Sragen, Jumat (13/3).
Sutopo menekankan bahwa kehadiran posko ini bertujuan memastikan pemudik tetap terjaga kesehatannya, merasa nyaman, dan selamat sampai tujuan.
Di posko tersebut, tersedia fasilitas pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, obat-obatan dasar, tindakan medis darurat sederhana, snack dan aneka minuman hingga fasilitas relaksasi seperti kursi pijat.
“Posko ini beroperasi selama 24 jam dengan sistem giliran petugas yang melibatkan tenaga kesehatan dan internal BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan optimal.” Imbuhnya
Selain layanan di posko, BPJS Kesehatan menjamin peserta JKN tetap bisa mengakses layanan kesehatan di luar daerah domisili melalui prinsip portabilitas. Jika fasilitas kesehatan tingkat pertama tempat peserta terdaftar tutup, peserta dapat berobat ke Puskesmas atau klinik lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Dalam kondisi gawat darurat, masyarakat bisa langsung menuju rumah sakit terdekat tanpa perlu rujukan.
Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stefanus Adrianto Passat, menambahkan bahwa pendirian posko ini merupakan bukti kehadiran negara dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat.
Dengan adanya fasilitas pengecekan kesehatan dan tempat istirahat yang memadai, diharapkan risiko kecelakaan akibat kelelahan dapat diminimalisir sehingga momen lebaran tahun ini dapat berjalan aman dan sehat bagi seluruh keluarga.
Apresiasi disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Hargiyanto. Ia mengungkapkan rasa terima kasih karena Sragen terpilih menjadi salah satu lokasi dari delapan posko nasional.
Menurutnya, keberadaan posko di Rest Area 519A sangat membantu pemudik yang hendak masuk ke wilayah Sragen agar dapat beristirahat dan mengecek kondisi kesehatan sebelum sampai di rumah keluarga.
“Pemkab Sragen juga menyediakan lima posko mudik terpadu untuk memastikan pemudik aman dan nyaman.” Kata Hargiyanto.
Bagikan