Imbas Abu Vulkanik Soetta KAI Daop 6 Tambah Perjalanan KA, Penumpang Naik 12,5 %

Senin, 07 September 2026 12:28 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1002095944.jpg
Suasana stasiun penumpang meningkat pasca penutupan bandara Soetta (Soloaja)

YOGYAKARTA (Soloaja.co) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta kembali mengoperasikan Kereta Api (KA) Tambahan relasi Yogyakarta-Gambir pada Senin, 7 September 2026. 

Langkah ini diambil guna mendukung mobilisasi masyarakat yang terdampak penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, akibat sebaran abu vulkanik di wilayah Jabodetabek. KA Tambahan Yogyakarta-Gambir tersebut dijadwalkan berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada pukul 18.20 WIB.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa keberadaan KA Tambahan yang terdiri dari tujuh kereta eksekutif Stainless Steel ini diharapkan menjadi solusi alternatif moda transportasi darat menuju Jakarta dan sekitarnya. 

Pengoperasian kereta ekstra ini sekaligus menjadi bukti kesiapan KAI dalam menjaga keandalan konektivitas antarwilayah di tengah kendala kondisi alam yang melumpuhkan sektor penerbangan.

Dampak dari penutupan bandara udara tersebut berimbas langsung pada lonjakan volume penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta. 

Pada Minggu, 6 September 2026, KAI Daop 6 mencatat peningkatan jumlah penumpang hingga 12,5 persen dengan total melayani 51.646 orang, naik signifikan dibandingkan pekan sebelumnya pada 31 Agustus 2026 yang mencatatkan 45.883 penumpang. 

Kenaikan pada hari Minggu tersebut didorong oleh pengoperasian dua perjalanan kereta tambahan, yakni KA Tambahan Yogyakarta-Gambir dan KA Tambahan Malang-Gambir.

Berdasarkan data KAI Daop 6 per Senin, 7 September 2026 pukul 10.30 WIB, keterisian KA Tambahan pascapenutupan Bandara Soekarno-Hatta mencatatkan sebanyak 455 penumpang pada pengoperasian dua KA Tambahan hari Minggu, serta 114 penumpang yang terdata untuk pengoperasian satu KA Tambahan pada hari Senin.

Menghadapi potensi sebaran abu vulkanik, KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau para pelanggan untuk senantiasa menjaga keselamatan dan kesehatan. Penumpang disarankan memakai masker dan kacamata pelindung, meminimalkan aktivitas di luar ruang, serta menghindari kontak langsung dengan area mata. 

Petugas di lapangan dan di atas KA juga disiagakan untuk memberikan bantuan medis darurat jika pelanggan mengalami keluhan kesehatan seperti sesak napas atau iritasi.

KAI Daop 6 Yogyakarta terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi terkini. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal perjalanan, pemesanan tiket, maupun pembaruan kondisi operasional, layanan Contact Center KAI121 serta akun media sosial resmi KAI121 dapat diakses setiap saat.