Samsung Solve for Tomorrow 2026, Ajak Generasi Muda Diajak Peka Masalah

Kusumawati - Minggu, 06 September 2026 16:24 WIB
Rahmat Fajri, AI Engineer, memaparkan materi dalam sesi Pelatihan Teknis AI Amplification Samsung Solve for Tomorrow 2026 secara hybrid. (Soloaja)

JAKARTA (Soloaja.co) — Penguasaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi generasi muda kini dinilai tidak lagi cukup sebatas kemampuan teknis. Tantangan utama justru terletak pada kepekaan menemukan permasalahan yang tepat, memahami kebutuhan pengguna, serta menentukan relevansi teknologi yang diterapkan.

Hal tersebut menjadi fokus utama dalam program berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026.

Memasuki babak semifinal, sebanyak 296 peserta dari 80 tim mengikuti pelatihan teknis AI Amplification yang digelar secara hybrid dari kantor Samsung Indonesia pada 14, 15, 22, dan 23 Agustus 2026. Para semifinalis ini merupakan hasil seleksi dari sekitar 4.000 pendaftar awal.

Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, Anggi Paramita, menegaskan bahwa inovasi sejati tidak lahir dari canggihnya teknologi semata, melainkan dari keberanian melihat masalah secara berbeda.

"Bukan sekadar bisa membuat, tapi tahu apa yang perlu dibuat. Melalui tahap semifinal ini, kami tidak hanya mematangkan ide peserta, tetapi juga menyiapkan mereka menjadi penggerak inovasi masa depan," ujar Anggi.

Pengajar Technical AI Amplification SFT 2026 sekaligus AI Engineer, Rahmat Fajri, menambahkan bahwa peserta diajak mengubah pola pikir agar tidak menjadikan AI sebagai titik awal. Melalui sesi hands-on, peserta dibekali pemahaman AI development pipeline, mulai dari pengolahan data, pemilihan model, hingga integrasi Edge AI dan Cloud AI.

Pentingnya penguasaan AI ini sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kini mulai menerapkan AI dan coding sebagai mata pelajaran pilihan sejak kelas lima SD untuk memperkuat transformasi digital dunia pendidikan.

Usai pelatihan, para semifinalis melanjutkan ke tahap pendampingan mentor untuk menyempurnakan Concept Paper, prototype, dan pitch video. Samsung dijadwalkan mengumumkan 10 tim terbaik dari kategori Siswa dan Mahasiswa pada 7 Oktober 2026 untuk melaju ke babak final.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS