Unisri Surakarta
Minggu, 01 Maret 2026 21:18 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

YOGYAKARTA – Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta kembali memperkuat jajaran akademisinya. Salah satu dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Halifa Haqqi, sukses menjalani Ujian Tertutup Program Doktor (S3) Politik Islam di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (20/2/2026).
Dalam sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Doktoral UMY tersebut, Halifa mempresentasikan disertasi mendalam berjudul “Konstruksi Diskursus Moderasi Islam di Kota Solo Tahun 2019–2024”.
Penelitian ini membedah transformasi narasi keagamaan di Kota Solo, dari citra eksklusif menuju praktik yang lebih inklusif dan dialogis dalam lima tahun terakhir.
Hadirkan Penguji Internasional Prof. Robert W. Hefner
Ujian tertutup ini menjadi istimewa dengan kehadiran tim penguji kaliber internasional. Selain pakar dari UMY dan Universitas Gadjah Mada (UGM), sidang ini menghadirkan Prof. Robert W. Hefner dari Boston University, Amerika Serikat.
Keterlibatan Prof. Hefner, yang dikenal sebagai begawan studi Islam dan demokrasi di Asia Tenggara, menunjukkan bahwa kajian mengenai moderasi Islam di Indonesia—khususnya di Kota Solo—memiliki relevansi akademik yang sangat tinggi dalam percakapan ilmiah global.
Moderasi Islam sebagai Proses Sosial Dinamis
Melalui pendekatan kualitatif, penelitian Halifa menunjukkan bahwa moderasi Islam di Solo bukanlah kondisi statis, melainkan proses sosial yang diproduksi melalui interaksi berbagai aktor. Mulai dari organisasi keagamaan, pemerintah daerah, hingga komunitas masyarakat sipil yang aktif bernegosiasi di ruang publik maupun arena digital.
Namun, disertasi ini juga memberikan catatan kritis mengenai tantangan nyata di lapangan, seperti:
* Resistensi kelompok konservatif terhadap narasi moderasi.
* Polarisasi digital yang menajam di media sosial.
* Potensi instrumentalisasi politik terhadap isu-isu keagamaan.
“Temuan ini menegaskan bahwa moderasi Islam harus dipahami sebagai proses sosial berkelanjutan yang terus diproduksi melalui praktik sosial dan diskursus publik,” ungkap Halifa dalam paparannya.
Komitmen UNISRI Perkuat Riset Global
Capaian akademik ini disambut positif oleh keluarga besar UNISRI. Keberhasilan Halifa Haqqi diharapkan dapat memperkuat kontribusi program studi Hubungan Internasional dalam pengembangan kajian politik Islam kontemporer yang relevan di level nasional maupun internasional.
Partisipasi aktif dosen dalam forum doktoral bertaraf internasional ini menjadi wujud nyata komitmen UNISRI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta reputasi riset universitas di kancah global.
Bagikan