BULOG Solo Pastikan Stok Minyakita Aman di 11 Pasar Tradisional

Jumat, 17 April 2026 16:24 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001578509.jpg
Bulog Surakarta melakukan pemantauan pendistribusian Minyakita di pasar tradisional (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Perum BULOG Cabang Surakarta terus memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan minyak goreng rakyat, "Minyakita". Langkah ini dilakukan melalui pendistribusian rutin ke pasar-pasar tradisional di seluruh wilayah Solo Raya guna memastikan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Hingga saat ini, BULOG tercatat telah menyalurkan total **360.000 liter** Minyakita kepada 278 kios terdaftar yang tersebar di 11 pasar tradisional. Tujuh di antaranya merupakan pasar pantauan sistem SP2KP.

Pantauan Langsung di Pasar Legi

Pemimpin Cabang BULOG Surakarta, Nanang Harianto, melakukan pemantauan langsung di Pasar Legi bersama Satgas Pangan dan Dinas Perdagangan Kota Surakarta. Dalam tinjauan tersebut, distribusi dipastikan berjalan lancar dengan ketersediaan stok yang merata di tingkat pedagang.

"Total Minyakita yang sudah kami dropping ke Pasar Legi hingga Senin (13/4/2026) mencapai 150.168 liter untuk 77 kios. Hari ini, kami kembali menambah pasokan sebanyak 12.000 liter," terang Nanang.

Kehadiran Negara dalam Stabilitas Pangan

Nanang menegaskan bahwa stabilitas harga dan kecukupan stok adalah prioritas utama BULOG untuk mendukung daya beli masyarakat. Respon cepat terhadap dinamika permintaan pasar dilakukan melalui penguatan rantai distribusi agar pasokan merata hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

"BULOG hadir untuk memastikan kebutuhan pokok dapat diakses dengan mudah, harga wajar, dan pasokan terjaga. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas pangan," imbuhnya.

Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

Pemerintah memastikan bahwa pasokan minyak goreng secara nasional berada dalam kondisi aman. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu kelangkaan yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Dengan sinergi berkelanjutan antara BULOG dan pemerintah daerah, diharapkan keseimbangan pasokan dan kebutuhan pasar tetap terjaga, sekaligus mengantisipasi potensi gejolak harga di masa mendatang.