BEI Gandeng Industri Aviasi Lewat Awak Pesawat Investor Saham

Kamis, 21 Mei 2026 17:18 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001693315.jpg
BEI Gandeng Industri Aviasi Lewat Awak Pesawat Investor Saham (Dok BEI)

JAKARTA (Soloaja.co) — Guna mendongkrak literasi keuangan serta pemahaman investasi pasar modal bagi para pekerja sektor aviasi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencanangkan program Awak Pesawat Investor Saham di Main Hall BEI, Kamis (21/5). 

Langkah strategis yang menjadi bagian dari pembukaan Sharia Investment Week (SIW) 2026 ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara otoritas bursa dengan sejumlah perusahaan penerbangan. 

Aksi kolaboratif ini menggandeng PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) bersama anak usahanya PT Citilink Indonesia, PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP), dan PT Jaya Trishindo Tbk (HELI). Program ini turut mendapat sokongan penuh dari PT Korea Investment Sekuritas Indonesia serta PT Phintraco Sekuritas.

Pjs. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa inisiatif ini dirancang untuk mendorong para pekerja industri penerbangan agar memiliki perencanaan keuangan yang lebih matang demi mempersiapkan masa pensiun sekaligus membentengi diri dari jeratan investasi ilegal.

“Kami berharap para pekerja di industri aviasi semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi yang legal, terukur, dan sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing,” ujar Jeffrey.

Langkah perluasan edukasi ke berbagai profesi ini sejalan dengan tren positif pertumbuhan investor domestik. Berdasarkan data per 30 April 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia telah menembus angka 26.486.735 Single Investor Identification (SID), melesat 30,17 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2025. Di sisi lain, jumlah investor saham sendiri telah menyentuh 9.562.675 SID atau tumbuh 11,14 persen dari periode yang sama.

Sebagai penanda dimulainya program, dilakukan prosesi simbolis berupa penyematan pin logo "Aku Investor Saham" kepada perwakilan pilot, pramugara, pramugari, hingga personel operasi penerbangan. Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata serta dukungan simbolis pembukaan rekening investasi.

Ke depan, program edukasi keuangan ini akan dikustomisasi sesuai dengan kebijakan internal masing-masing perusahaan penerbangan, baik dikemas secara luring melalui kunjungan kerja maupun daring via platform digital. 

Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan mampu menjangkau ribuan pekerja aviasi secara bertahap dan memperluas dampak positif pasar modal ke berbagai sektor industri tanah air.