BAZNAS dan Pemkab Sukoharjo Salurkan Rp247 Juta untuk RTLH dan Tandon Air

Kamis, 29 Oktober 2026 15:24 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Kusumawati

1002292983.jpg
Penyerahan bantuan RTLH dari BAZNAS Sukoharjo bersama Bupati Sukoharjo (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo menyalurkan bantuan senilai Rp247,18 juta. 

Bantuan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ini difokuskan untuk renovasi rumah warga kurang layak huni, korban kebakaran, serta penyediaan tandon air bersih berkapasitas 5.000 liter.

Penyaluran bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, didampingi Ketua BAZNAS Sukoharjo, H. Sardiyono, pada Kamis (29/10/2026). Program ini menyasar empat kecamatan, yakni Tawangsari, Weru, Bulu, dan Nguter.

Rincian Penerima Bantuan Renovasi Rumah dan Tandon Air

Rumah Tidak Layak Huni dan Korban Kebakaran: Bantuan diserahkan kepada tujuh penerima manfaat di berbagai kecamatan dengan besaran bervariasi antara Rp10 juta hingga Rp20 juta per penerima guna memulihkan kondisi hunian warga yang terdampak bencana maupun kondisi darurat.

Tandon Air Bersih: Sebanyak beberapa unit tandon air berkapasitas 5.000 liter senilai masing-masing Rp10.432.000 disalurkan untuk memperkuat fasilitas air bersih di lingkungan pendidikan dan desa. 

Penerima mencakup SMPN 1 Tawangsari serta sejumlah desa rawan air bersih di wilayah Kecamatan Tawangsari, Weru, dan Bulu seperti Desa Watubonang, Alasombo, Jatingarang, Krajan, Karanganyar, Tawang, dan Ngasinan.

Komitmen Pemerintah dan Apresiasi untuk Muzaki

Ketua BAZNAS Sukoharjo, H. Sardiyono, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup serta sanitasi warga.

Penyaluran dana ZIS ini ditujukan untuk merenovasi rumah warga yang kurang layak maupun terdampak bencana kebakaran, serta mengatasi kebutuhan pasokan air bersih di tingkat sekolah maupun desa, ungkap Sardiyono.

Sementara itu, Plt. Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengapresiasi para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaan zakatnya kepada BAZNAS. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mengawal agar penyaluran dana umat ini tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat rentan.