Ancaman Kejahatan Anak dari Dunia Siber, Orang Tua Jangan Cuma Jaga WiFi

Minggu, 19 Juli 2026 21:33 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001914694.jpg
Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Perkembangan teknologi digital yang pesat bak pisau bermata dua. Di satu sisi memberikan kemudahan, namun di sisi lain menyimpan ancaman laten bagi anak-anak jika tidak diimbasi dengan pengawasan yang tepat.

Menyikapi fenomena ini, Polresta Surakarta mengimbau para orang tua untuk meningkatkan perannya. Karakteristik pengawasan digital kini harus bergeser, tidak sekadar memberikan fasilitas, melainkan terlibat aktif dalam aktivitas digital anak.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani, menegaskan pentingnya kehadiran fisik dan emosional orang tua saat anak memegang gawai.

"Anak bermain gadget bukan hanya membutuhkan kuota internet, tetapi juga membutuhkan arahan, perhatian, dan tempat bercerita. Orang tua jangan hanya menjadi penjaga password WiFi, tetapi juga menjadi sahabat yang mendampingi anak di ruang digital," ujar AKP Lingga.

Langkah Konkret Pendampingan Digital
Menurut AKP Lingga, konsistensi orang tua dalam mendampingi anak adalah benteng utama untuk menghalau konten negatif, perundungan siber (cyberbullying), hingga risiko penyalahgunaan media sosial.

Polresta Surakarta membagikan beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan di rumah:
* Menemani aktivitas digital: Hadir secara fisik saat anak mengakses gawai.
* Edukasi etika: Mengajarkan cara berkomunikasi yang bijak di media sosial.
* Menjaga privasi: Memberikan pemahaman untuk tidak sembarangan membagikan data pribadi.
* Komunikasi terbuka: Menjadi pendengar yang baik tanpa bersikap menghakimi agar anak tidak takut bercerita.

Tanggung Jawab Kolektif

Lebih lanjut, pihak kepolisian mengingatkan bahwa literasi digital bukan semata-mata tugas satu pihak. Diperlukan sinergi yang kuat antara lingkungan keluarga, institusi pendidikan, dan masyarakat luas guna menciptakan ekosistem internet yang sehat.

Melalui edukasi ini, Polresta Surakarta berharap masyarakat makin sadar akan pentingnya keamanan siber bagi generasi muda.
"Anak Aman, Orang Tua Nyaman. Mari dampingi anak di ruang digital, karena kasih sayang dan perhatian orang tua adalah perlindungan terbaik bagi masa depan mereka," pungkas Kasihumas.