Kerja
Kamis, 21 Mei 2026 11:36 WIB
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Redaksi Daerah

JAKARTA — Mungkin selama ini kamu mengeluh, mengapa CV yang sudah susah payah dikirimkan, tidak kunjung berbuah hasil undangan interview hingga offering letter dari perusahaan impian.
Padahal, bisa jadi ada kesalahan saat mencari kerja yang bikin peluangmu untuk diterima langsung gugur.
Oleh karena itu, simak beberapa hal yang bisa membuatmu langsung ditolak perekrut menurut hiring manager, seperti yang telah dirangkum dari Reader’s Digest berikut ini.
BACA JUGA: Lagi Cari Kerja? Waspadai 9 Tanda-tanda Penipuan di LinkedIn Ini
Eranya mengirim satu CV untuk semua lowongan sudah lewat. Sekarang, banyak perusahaan yang memilih menggunakan sistem otomatis yang mampu memindai kata kunci tertentu di CV sebelum HR memeriksanya.
Jika isi CV-mu tidak cocok dengan deskripsi pekerjaan, kemungkinan besar kamu langsung tersingkir.
Oleh karena itu, sesuaikan CV untuk setiap lowongan, gunakan istilah yang sama seperti yang ada di job description lowongan pekerjaan, cantumkan skill secara spesifik dan jangan sampai salah tulis.
BACA JUGA: Tren Coffee Badging: Datang ke Kantor Cuma Minum Kopi
Sekarang memang sudah banyak orang yang menggunakan AI seperti ChatGPT untuk membuat cover letter. Hal yang menjadi permasalahan di sini adalah, tulisan hasil chatbot AI pada umumnya terasa terlalu umum dan tidak personal.
Hiring manager bisa mengenali kalimat yang terlalu rapi dan generik atau umum, strukturnya mirip satu sama lain, dan gaya tulisan di email tidak sama atau sesuai dengan yang di cover letter.
BACA JUGA: 7 Red Flag dari Perusahaan Toxic yang Tidak Boleh Diabaikan Saat Interview Kerja
Banyak kandidat yang nekat ‘menggoreng’ pengalaman yang dimiliki agar terlihat lebih cocok dengan posisi yang dilamar.
Padahal, kebohongan ini bisa terbongkar saat hiring manager melakukan background check atau technical test. Maka dari itu, lebih baik jujur soal kemampuanmu.
Kamu juga bisa menggunakan kalimat yang terkesan lebih positif saat belum mampu menguasai skill tertentu, contohnya “Saya belum menguasai hal itu, tapi saya tertarik untuk mempelajarinya”.
BACA JUGA: 9 Pekerjaan dengan Tekanan Tertinggi Menurut Forbes, Karyawan Mudah Stres!
Interview lewat Zoom ternyata juga ada tantangan tersendiri. Penilaianmu di depan hiring manager atau HRD bisa terganggu karena menggunakan mic laptop dengan suara kipas yang berisik, wajah jadi gelap karena duduk membelakangi jendela, serta koneksi dan audio yang kacau.
Solusinya adalah, gunakan headset dan mic terpisah, tes Zoom sebelum melakukan interview, dan pastikan pencahayaan di ruangan cukup jelas.
Hal ini ternyata sangat sering terjadi. Karena gugup, kandidat jadi menjawab terlalu panjang bahkan keluar dari topik.
Solusinya adalah coba jawab dengan singkat, jelas, dan langsung ke inti.
Misalnya, di awal kamu bilang mau gaji Rp8-9 juta, tapi setelah dapat offering malah minta Rp12 juta. Bagi hiring manager, perilakumu ini bisa terasa seperti jebakan.
Oleh karena itu, coba berikan rentang gaji yang realistis sejak awal dan konsisten.
Interview tanpa riset tentang perusahaan adalah suatu kesalahan besar. Contohnya, kamu tidak riset soal bisnis perusahaan, lupa isi job description, atau tidak punya pertanyaan untuk interviewer.
Hal itu membuat kandidat terkesan malas atau tidak serius. Oleh karena itu, sebelum wawancara kerja pastikan kamu sudah membaca profil perusahaan, memahami posisi yang dilamar, dan menyiapkan pertanyaan.
BACA JUGA: 5 Kebiasaan Calon Orang Sukses di Hari Minggu, Sudah Menerapkannya?
Itu tadi beberapa alasan mengapa lamaran kerja kamu selalu ditolak menurut hiring manager. Apakah kamu masih melakukan kesalahan serupa?
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 21 Mei 2026
Bagikan