#lebaran
Senin, 23 Maret 2026 17:16 WIB
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Redaksi Daerah

JAKARTA — Usai menjalankan ibadah di bulan Ramadan, umat muslim di seluruh dunia merayakan kemenangan di Idulfitri. Momen Lebaran ini bagi masyarakat Indonesia dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga besar dan menyantap aneka makanan yang telah dihidangkan.
Akan tetapi, akhir-akhir ini juga muncul keluhan masalah kesehatan usai Lebaran yaitu diare. Dilansir dari laman resmi Rumah Sakit Pusat Pertamina, ternyata diare memang jadi salah satu gangguan kesehatan yang kerap terjadi usai lebaran.
Berikut beberapa penyebab diare usai Lebaran yang harus Anda waspadai.
BACA JUGA: 5 Jenis Olahraga Usai Lebaran Agar Tubuh Tetap Langsing
Di Lebaran, mungkin di banyak rumah menyediakan aneka makanan dalam jumlah yang banyak. Tidak mengherankan bagi sebagian orang tergoda untuk menyantapnya bahkan secara berlebihan.
Padahal, makan secara berlebihan bisa mengganggu sistem pencernaan serta menyebabkan diare.
Pada saat libur Lebaran, kita memang sering bersilaturahmi mengunjungi rumah saudara atau menghabiskan waktu bersama keluarga di restoran sambil makan bersama.
Akan tetapi, perlu Anda waspadai bahwa tidak semua rumah atau rumah makan terjamin kebersihannya. Makanan yang telah terkontaminasi bakteri atau virus bisa menyebabkan diare.
Beberapa hidangan yang disajikan saat Lebaran memang bercita rasa pedas dan berlemak. Hal inilah yang dapat menyebabkan keluhan diare.
Makanan pedas dan berlemak bisa mengiritasi sistem pencernaan dan akhirnya menyebabkan diare.
Saat Ramadan, selama satu bulan cara makan kita berubah. Namun, tiba-tiba saat Lebaran, kita jadi tidak bisa stop makan bahkan makan secara berlebihan.
Perubahan pola makan yang kerap dialami oleh banyak orang saat Lebaran ini dapat mengganggu keseimbangan bakteri di usus sehingga menyebabkan diare.
Momen Lebaran juga bisa menimbulkan stres dan tekanan tersendiri, apalagi ketika kumpul-kumpul bersama keluarga.
Stres inilah yang dapat memperlambat pencernaan dan bisa menyebabkan diare.
BACA JUGA: Cara Kelola Stres Saat Kumpul Keluarga di Lebaran
Hindari makan secara berlebihan saat Lebaran. Jangan berprinsip ‘balas dendam’ karena sudah berpuasa selama sebulan penuh. Selain itu, pastikan Anda tetap makan seimbang dan pilih makanan yang menyehatkan serta bergizi.
Sebelum makan, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun dan air. Selain itu, jangan asal saat memilih tempat makan atau jajan sembarangan. Pilihlah restoran yang sudah terjamin kebersihannya.
Selain makan dengan porsi wajar, Anda juga perlu membatasi konsumsi makanan yang berlemak dan pedas. Hindari konsumsi makanan yang terlalu pedas dan berlemak agar tidak mudah diare.
Saat Lebaran, stres dan kelelahan tetap bisa terjadi. Sebaiknya, Anda tetap mendengarkan dan memperhatikan kondisi tubuh lalu lakukan teknik relaksasi untuk meredakan serta mengelola stres.
Jagalah pola makan yang sehat dan konsumsi makanan dengan gizi seimbang. Jangan lupa untuk minum air putih dengan cukup sesuai kebutuhan tubuh Anda.
BACA JUGA: 8 Tips Menjaga Berat Badan saat Lebaran
Saat Anda diare, Anda cukup minum air putih dengan cukup karena dehidrasi dapat memperburuk diare.
Selain itu, konsumsilah makanan yang mudah dicerna seperti bubur, sup, dan roti. Hindari konsumsi minuman berkafein karena dapat memperburuk diare.
Jika tidak kunjung reda, Anda bisa mengonsumsi obat diare karena dapat membantu meredakan gejala diare.
BACA JUGA: Tips Jaga Pola Makan Ideal Usai Ramadan, Jangan Kalap!
Itu tadi beberapa penyebab mengapa Anda diare saat Lebaran dan cara untuk mencegah serta mengatasi diare yang perlu Anda lakukan.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 23 Mar 2026
Bagikan