400 Gakin Sukoharjo Terima Bantuan Rehab RTLH

Jumat, 24 Desember 2021 14:26 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

IMG-20211223-WA0041.jpg

SUKOHARJO (Soloaja.co) - Pemkab Sukoharjo mengalokasikan sebanyak 400 rumah dalam APBD 2021 untuk program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Masing-masing mendapat bantuan dana rehab sebesar Rp 15 juta.

Berdasarkan update data perumahan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman tahun 2021 ini, RTLH yang tersisa masih 11.524 unit.

“Program RTLH merupakan bentuk nyata  kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat utamanya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar dapat membangun rumahnya, sehingga dapat memiliki dan menempati rumah yang nyaman dan layak huni,” terang Bupati Sukoharjo Etik Suryani, saat menyerahkan RTLH belum lama ini.

Pemkab Sukoharjo sendiri menargetkan rehab RTLH sebanyak 1.444 unit tiap tahun sehingga dalam beberapa tahun ke depan, rehab RTLH bisa diselesaikan. Untuk itu, Etik mengajak pada Pimpinan Bank Jateng Sukoharjo dan juga pengembang perumahan agar mengalokasikan dana “Corporate Social Responsibility” (CSR) untuk mendukung program PK RTLH Pemkab Sukoharjo.

“Kepada lurah dan kepala desa juga bisa mengalokasikan sebagian APBDes-nya untuk program PK RTLH ini agar Sukoharjo bisa segera terbebas dari RTLH,” tambah Etik.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo, Suraji, menyampaikan selain itu, rehab RTLH dari alokasi DAK sebanyak 138 unit dimana setiap warga menerima bantuan Rp20 juta, serta dari APBD Provinsi Jateng sebanyak 102 unit dimana setiap warga menerima Rp12 juta. 

"Selain program rehab RTLH dari APBD, juga dilaksanakan dengan beberapa sumber dana. Seperti program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat sebanyak 1.500 unit dimana tiap warga mendapat bantuan Rp20 juta."kata Suraji.