Baksos
Sabtu, 14 Maret 2026 21:15 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) – Semangat kebersamaan masyarakat Kota Bengawan kembali membumbung tinggi melalui program sosial Solo Bersama Selamanya (SBS) yang kini genap memasuki usia ke-20 tahun. Menjelang Lebaran 2026, komunitas ini menyalurkan lebih dari 11 ribu paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan dalam seremoni di Benteng Vastenburg, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi besar antara komunitas SBS, Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), KAI Daop 6 Yogyakarta, serta dukungan dari 175 donatur yang mencakup berbagai sektor. Hadir langsung dalam acara tersebut Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Wakil Wali Kota Astrid Widayani, dan Sekretaris Daerah Kota Surakarta.
Tradisi Kebaikan "Guyub Rukun Selawase"
Ketua Panitia SBS Solo 2026, Tanu Kismanto, mengungkapkan bahwa gerakan yang dimulai sejak tahun 2006 ini tetap konsisten dalam misinya. Sebanyak 11 ribu paket sembako didistribusikan secara selektif agar tepat sasaran.
"Distribusi semaksimal mungkin menyasar mereka yang paling membutuhkan, seperti buruh gendong, tukang becak, penyapu jalan, hingga petugas supeltas," jelas Tanu.
Ketua Umum PMS, Sumartono Hadinoto, mengenang perjalanan dua dekade gerakan ini yang hanya pernah terhenti sekali saat pandemi Covid-19. Baginya, keberlanjutan SBS adalah bukti nyata dari tagline "Guyub Rukun Selawase".
“Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masyarakat Solo benar-benar luar biasa. Harapannya, tradisi ini terus dilestarikan demi hidup berdampingan dengan damai selamanya,” ujar Sumartono yang juga menjabat Ketua PMI Surakarta.
Apresiasi Pemerintah Kota Surakarta
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi komunitas SBS. Ia bersama Astrid Widayani turut menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada warga.
“Terima kasih kepada SBS dan seluruh donatur. Kegiatan ini menunjukkan kuatnya solidaritas masyarakat Solo dan sangat membantu warga, apalagi menjelang Lebaran,” kata Respati.
Kesuksesan acara ini juga didukung penuh oleh 300 relawan PMI Kota Surakarta yang membantu proses pengemasan hingga pembagian paket di lapangan.
Dukungan Strategis KAI Daop 6
Salah satu partisipasi signifikan datang dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). EVP Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, menyerahkan bantuan senilai Rp60 juta dalam bentuk 500 paket sembako.
Setiap paket dari KAI bernilai Rp120.000 yang berisi kebutuhan pokok lengkap, mulai dari beras, minyak goreng, teh, gula, mi instan, hingga biskuit, yang dikemas menggunakan ember.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa partisipasi ini adalah bentuk kehadiran nyata perusahaan bagi lingkungan sekitar.
“KAI tidak hanya berfokus pada transportasi, tetapi juga membangun hubungan harmonis melalui kepedulian berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan,” pungkas Feni.
Bagikan