50 KDKMP Sukoharjo Resmi Diluncurkan, Dandim Minta Kolaborasi Dengan Program MBG
SUKOHARJO (Soloaja.co) — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi meluncurkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak di seluruh Indonesia secarsecara daring. Untuk wilayah Kabupaten Sukoharjo, sebanyak 50 koperasi desa (Kopdes) resmi beroperasi pada peluncuran tahap pertama ini.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa keberadaan Kopdes ini dirancang khusus untuk mendukung keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui sinergi program MBG yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan dukungan koperasi setempat, perputaran uang di tingkat desa diproyeksikan melonjak tajam. Dalam satu bulan, potensi anggaran yang terserap untuk program MBG tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp10 miliar.
- Wawali Astrid : Solo Jadi Magnet Sport Tourism lewat Female Fun Run
- Presiden Resmikan KDKMP, di Wonogiri 102 Titik di 20 Kecamatan
“Kopdes yang diresmikan di Sukoharjo ada 50 unit, sudah selesai bangunan fisiknya. Selain itu, juga sudah menerima sarana dan prasarana berupa satu unit truk, satu unit pikup, dan dua unit kendaraan roda tiga,” jelas Komandan Kodim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Reza Sahputra, saat launching KDKMP Sukoharjo yang dipusatkan di desa Cangkol, Mojolaban.
Letkol Inf Reza Sahputra menambahkan, puluhan Kopdes yang telah siap beroperasi ini rata-rata menyediakan komoditas utama kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako, pupuk, obat-obatan atau farmasi, hingga wadah bagi produk potensi UMKM desa setempat.
Dandim berharap, Kopdes mampu menyuplai seluruh komoditas yang dibutuhkan oleh SPPG dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis. Dengan demikian, pengelola program tidak perlu mencari bahan baku jauh-jauh ke pasar luar wilayah, melainkan cukup bermitra dan berbelanja langsung di koperasi desa setempat.
Dari total target 149 Kopdes di Sukoharjo, sisa pembangunan fisik koperasi lainnya saat ini tengah dikebut agar rampung sesuai target waktu yang telah ditentukan. Kendati demikian, pihak kodim mencatat masih ada 18 desa/kelurahan yang saat ini masih berproses dalam menentukan lahan pembangunan.
Kendala keterbatasan lahan strategis tersebut mayoritas terjadi di wilayah perkotaan seperti Kecamatan Grogol dan Kartasura. Meski begitu, jajaran terkait optimistis seluruh desa dan kelurahan akan segera mendapatkan lokasi strategis agar pembangunan bisa diselesaikan pada tahun ini.
Agenda peresmian diikuti secara virtual melalui *zoom meeting* dihadiri oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo, Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra, dan Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo.
Kegiatan yang dipusatkan di Kopdes Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Sabtu (16/5), tersebut juga dihadiri jajaran Camat, pengurus Kopdes, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.
