Tekan Stunting, Ketua TP PKK Venessa Gandeng Ahli Gizi dr. Tan
SOLO (Soloaja.co) — Ketegasan Pemerintah Kota Surakarta dalam menekan angka stunting terus diperkuat melalui langkah konkrit. Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Solo, Venessa Respati Ardi, menggandeng Ahli Gizi Masyarakat, dr. Tan Shot Yen, guna memantapkan intervensi kesehatan dan pemenuhan gizi bagi kelompok Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (3B).
Upaya sinergis ini diwujudkan dalam talkshow bertajuk “Peran PKK Dalam Meningkatkan Kualitas Gizi Masyarakat Surakarta”. Agenda tersebut melibatkan berbagai pihak strategis, mulai dari kader PKK tingkat kecamatan dan kelurahan, pengurus Posyandu, Ahli Gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga jajaran ibu di wilayah Kota Solo.
- Haul Solo 2026, Ini Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkirnya
- Pengamanan Haul Solo 2026, Polresta Surakarta Terjunkan 480 Personel
Venessa menegaskan bahwa peningkatan pemahaman kader mengenai gizi kelompok rentan menjadi fondasi penting, terlebih PKK kini mengemban peran sebagai bagian dari Satuan Tugas (Satgas) program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, perlakuan serta menu makanan untuk kelompok 3B wajib dibedakan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang mereka.
“Sekarang PKK adalah salah satu dari Satgas MBG, sehingga kita perlu mengintervensi agar menu MBG untuk kelompok 3B yang rentan bisa disesuaikan. Atas arahan Mas Wali, perlakuan dan menu untuk 3B memang wajib disesuaikan dengan kebutuhan mereka,” tegas Venessa.
- Tata Kepegawaian UMS Serahkan SK 32 Pejabat dan Tendik
- Maju Pilkades Gentan, Samrodin Mendaftar Diiring Reog dan Bagi Tahu
Ia menambahkan, penguatan peran Posyandu melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang tepat serta pendampingan langsung dari ahli gizi akan mempercepat pencegahan stunting, terutama dalam mengawal 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Ilmu dan edukasi yang diperoleh diharapkan dapat disebarluaskan oleh para kader hingga ke tingkat keluarga.
Langkah responsif TP PKK Kota Solo ini mendapat apresiasi tinggi dari dr. Tan Shot Yen. Ia menilai kepedulian kepemimpinan daerah terhadap isu gizi dan tumbuh kembang anak di Surakarta layak menjadi percontohan nasional.
“Ini prakarsa PKK Surakarta yang sangat saya hargai. Saya berharap kota-kota lain di Indonesia memiliki kepedulian serupa dalam mengoptimalkan pangan lokal dan membenahi pola asuh demi mewujudkan Indonesia Emas,” ujar dr. Tan.
