SOWAG X Jotos : Ajang Kebangkitan Regenerasi Tinju Bersama ATI Jateng

Kusumawati - Sabtu, 04 April 2026 22:50 WIB
SOWAG x Wayahe adu jotos + Bonda Gemoy kejuaraan tinju inisiasi DPW ATI Jateng di Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Ajang Solo Wani Gelut (SOWAG) X Jotos dan Bondan Gemoy di GOR Berma, Pajang, menjadi saksi berkumpulnya para petarung muda dalam , Sabtu (4/4/2026).

Sebanyak 100 atlet amatir berlaga dalam 50 partai panas yang diinisiasi oleh DPW Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah untuk menghidupkan kembali gairah olahraga adu jotos di Bumi Begawan.

Gelaran ini tidak hanya menjadi panggung bagi pemula, tetapi juga menyajikan partai profesional (Pro) yang mempertemukan Faisal Akbar asal Lumajang melawan Ade Chihuahua dari Han Akademi Solo.

Faisal sukses memenangkan laga ke-22 dalam kariernya tersebut, yang sekaligus menjadi modal penting sebelum dirinya bertolak ke Singapura untuk perebutan peringkat Asia pada akhir April ini.

Ketua DPW ATI Jawa Tengah, Asri Purwanti, menegaskan bahwa event kolaborasi ini merupakan bentuk edukasi bagi atlet daerah agar memiliki jalur karier yang jelas.

Faisal Akbar asal Lumajang melawan Ade Chihuahua dari Han Akademi Solo

"Kami ingin atlet amatir tahu bahwa ada jenjang menuju profesional. Rencananya, Juli mendatang kami akan menggelar event lebih besar untuk memperebutkan Sabuk Hari Bhayangkara, Piala Kapolda, dan Piala Gubernur Jateng," ujar Asri.

Dukungan senada disampaikan pengurus DPP ATI, Ricardo Simanungkalit, yang mengapresiasi antusiasme masyarakat Solo. Ia berharap "Safari Tinju" ini konsisten dilakukan untuk menjaring bakat-bakat terpendam di berbagai daerah.

Sementara itu, Dewan Pembina DPW ATI Jawa Tengah, Bondan Gemoy (Kiai Mashuri), menekankan pentingnya wadah resmi bagi anak muda guna mencegah aksi liar di jalanan. Ia berkomitmen untuk menghidupkan kembali kepengurusan di tingkat kabupaten/kota di seluruh Jawa Tengah agar pembinaan berjenjang bisa dimulai sejak usia dini, bahkan dari usia 7 tahun.

Menambah daya tarik bagi generasi milenial dan Gen Z, ajang ini juga dimeriahkan dengan aksi eksibisi dari 10 influencer olahraga Indonesia. Kehadiran mereka sukses mengubah atmosfer pertandingan menjadi lebih meriah sekaligus mempromosikan tinju sebagai gaya hidup sehat bagi anak muda.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS