SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Raih Predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota

Kusumawati - Kamis, 02 Desember 2021 17:18 WIB
SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta

SOLO (Soloaja.co) - SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta mendapat predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Surakarta tahun 2021.

Muhdiyatmoko, M.Pd, Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta menyampaikan bahwa surat pemberitahuan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bernomor 421.6/7040/2021 tentang pemberitahuan sekolah lolos Adiwiyata Tingkat Kota, diterima Kamis 2 Desember 2021. Surat tersebut menyatakan bahwa sekolahnya mendapat predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Tahun 2021 oleh Wali Kota Surakarta.

“Alhamdulillah kami bersyukur atas kesempatan mengikuti seleksi calon sekolah adiwiyata tingkat kota dan meraih keberhasilan sebagai sekolah berpredikat Adiwiyata Kota Tahun 2021,” ungkap Muhdiyatmoko.

Muhdiyatmoko menambahkan bahwa hasil tersebut merupakan hasil ikhtiar kerja sama antar semua pihak dari guru, karyawan, siswa, orang tua, dan pihak yang telah membantu sekolah. Ke depan, sekolah akan mempersiapkan diri maju ke calon sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Tahun 2023.

“Secara kelembagaan kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Insyallah kami akan persiapkan untuk seleksi pada jenjang berikutnya,” jelasnya.

Aryanto selaku koordinator tim Adiwiyata SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta menjelaskan bahwa program-program adiwiyata di sekolah disusun mengarah pada inovasi-inovasi dalam pembudayaan kepedulian lingkungan melalui GPBLHS (Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah).

“Program-program tersebut seperti tempat sampah berbasis IOT, smart face shield, hand sanitizer sikura kemayu, herbal drink (teh dari kulit salak dan kopi biji salak), bisa bro (obat nyamuk herbal), teh bidara, budikdamber (budidaya ikan dalam ember),” jelasnya.

Aryanto juga menambahkan pengolahan sampah di sekolah sudah dilakukan dengan dengan bank sampah sekolah bernama PK Waste Bank. Bank sampah tersebut berkelanjutan dengan program kresek (kreasi sampah kemasan), ecobrick, kreasi stem barang bekas, pot botol plastik. Selain itu, untuk konservasi air, sekolah memiliki program pemanafaatan air hujan untuk menyiram tanaman dan pemanfaatan air wudu untuk kolam ikan.

“Kami berharap kegiatan-kegiatan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah menjadi karakter dan kultur warga sekolah sehingga menunjang kenyamanan dan kesehatan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah,” tandasnya.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS