Setahun Hadir di Solo, Layanan Taksi Bluebird Tumbuh Pesat Naik 17 Persen
SOLO (Soloaja.co) — Menjelang satu tahun masa operasionalnya di Kota Solo, Bluebird Group mencatat pertumbuhan signifikan. Permintaan layanan taksi Bluebird di Kota Bengkulu/Solo terus menunjukkan tren positif dengan rata-rata kenaikan mencapai 17 persen pada setiap kuartal.
Sektor pariwisata menjadi salah satu pendorong utama lonjakan permintaan tersebut. Para wisatawan memanfaatkan taksi Bluebird untuk mobilitas menuju berbagai destinasi wisata, hotel, hingga pusat transportasi utama. Di sisi lain, Bluebird juga terus mendorong penetrasi layanan guna memenuhi kebutuhan mobilitas harian masyarakat lokal.
Kepala Operasi Bluebird Group Solo, Raden Nano, menyampaikan bahwa kemudahan aksesibilitas pelanggan menjadi prioritas utama operasional perusahaan.
- Tradisi Pedang Pora, Sambut AKBP Condro Sasongko Kapolresta Surakarta
- AKBP Deni Septiawan Pimpin Polres Wonogiri, AKBP Haris Pindah Tugas
“Kami memastikan pelanggan dapat menjangkau layanan Bluebird di berbagai lokasi strategis, mulai dari stasiun, kawasan hotel, pusat perbelanjaan, hingga rumah sakit. Kehadiran di titik-titik ini menjadi langkah untuk lebih dekat dengan kebutuhan konektivitas pelanggan ke berbagai tujuan perjalanan,” ujar Raden Nano dalam keterangannya, Kamis (16/10/2026).
Untuk mengimbangi tingginya permintaan pasar, saat ini Bluebird Group mengoperasikan 100 unit armada taksi di Solo melalui kolaborasi berkelanjutan dengan operator taksi lokal, Kosti Solo. Selain taksi reguler, penyedia jasa transportasi ini juga menyediakan layanan Goldenbird untuk sewa kendaraan harian/per jam serta Cititrans untuk rute antarkota antarprovinsi.
Dari sisi pemesanan, integrasi digital memegang peranan penting. Aplikasi MyBluebird menjadi saluran pemesanan paling dominan di Solo dengan kontribusi sebesar 47 persen. Melalui aplikasi ini, pengguna disuguhkan fitur Fixed Price untuk kepastian tarif di awal serta Advance Booking untuk penjadwalan perjalanan. Kendati demikian, pemesanan secara konvensional seperti melalui call center, mencegat di jalan (street-hailing), maupun di pangkalan resmi tetap berjalan optimal.
- Sabet Kemenangan Perdana di APG 2026, Al Imran Sukses Tekuk Wakil Thailand
- Mahasiswa UNISRI Edukasi Mitigasi Bencana di SDN 2 Sruni
Seiring peningkatan volume operasional, kualitas armada dan SDM tetap menjadi fokus mendasar. Head of Communications & Community PT Blue Bird Tbk, Sekar Adisty, menegaskan pentingnya konsistensi layanan dalam membangun kepercayaan publik.
“Pertumbuhan layanan harus berjalan seiring dengan kualitas yang konsisten di setiap perjalanan. Kepercayaan pelanggan dibangun melalui kondisi armada yang terjaga dan profesionalisme pengemudi. Karena itu, kami terus memperkuat standar pelayanan melalui pembekalan pengemudi dan pengecekan armada secara rutin,” ungkap Sekar.
Ia menambakan, Bluebird tidak hanya berfokus pada penyediaan moda transportasi semata, tetapi juga berupaya membangun hubungan emosional dengan masyarakat Solo. Langkah ini diwujudkan melalui peluang kemitraan dan kolaborasi bersama komunitas lokal dalam beragam agenda budaya, hobi, hingga kegiatan sosial.
