SD Muhammadiyah 1 Solo Hadirkan Ekosistem Belajar Humanis
SOLO (Soloaja.co) — Memasuki usia ke-91 tahun, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terus memperkuat perannya sebagai sekolah model. Melalui wadah Kelompok Belajar (Kombel), para pendidik di sekolah tersebut merumuskan strategi penguatan mutu pembelajaran yang berfokus pada budaya saling memuliakan serta penyajian materi yang relevan dengan kehidupan nyata murid.
Staf Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Sri Martono Lanjar Sari, menyampaikan bahwa sekolah berkomitmen penuh membangun ekosistem belajar yang humanis agar setiap siswa merasa dihargai dan memahami manfaat ilmu yang dipelajari.
Pendekatan ini dirancang secara bertahap, mulai dari tingkat Pra-Berkembang hingga mencapai Tahapan Unggul, dengan memadukan pembelajaran mendalam, pengenalan koding, dan kecerdasan artifisial (AI).
"Kita ingin melahirkan suasana kelas yang humanis, relevan, dan benar-benar hadir untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak. Setiap materi pelajaran selalu kita kaitkan dengan realitas kehidupan nyata anak-anak," ujar Sri Martono pada Selasa (1/9/2026).
Ia menambahkan, pengembangan kurikulum ini ditargetkan mampu membentuk ekosistem belajar yang inovatif, reflektif, dan berdampak luas bagi publik, sekaligus menjadikan sekolah sebagai pusat rujukan etika digital dan teknologi.
"Langkah ini mencakup optimalisasi pembelajaran mendalam dan asesmen holistik, penguatan kemitraan dengan orang tua, komunitas, dan dunia kerja, serta pengembangan projek koding dan AI secara menyeluruh dan berkelanjutan," pungkasnya.
