Santri Husada Dilatih Ketrampilan Penanganan Gawat Darurat
SUKOHARJO (Soloaja.co) - Tim Pengembangan Persyarikatan dan Dakwah Al Islam Kemuhammadiyahan (P2DAI) UMS bersama dengan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Yogyakarta menggelar program ‘Capacity Building Santri Husada’.
Yakni kegiatan kelanjutan dari program pengembangan Poskestren yang di inisiasi oleh UMS di Yogyakarta, bagi santri husada.
Tim pengabdian UMS yang diketuai Dr. Mutalazimah, SKM, M.Kes menyampaikan pada kegiatan ini memiliki komitmen penuh, dengan menghadirkan para narasumber dan materi spesifik terkait PPGD.
- Megawati dan Puan Maharani Hadiri Resepsi Kaesang Pangarep di Waktu yang Sama dengan SBY, Tapi Pilih Semeja Dengan Prabowo
- Rangkaian Ngunduh Mantu Jokowi Aman dan Lancar, Irjen Luthfi Apresiasi Kinerja Anggota Sangat Humanis
“Gelaran pertama capacity building ini yang di ikuti oleh 32 peserta santri husada putra dan putri ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kesehatan di Poskestren MBS Yogyakarta,” papar Ketua Tim Pengabdian, kemarin.
Menurutnya, kegiatan kali ini di fokuskan pada peningkatan kapasitas santri husada dalam bidang penanggulangan penderita gawat darurat (PPGD). Selain itu, merupakan hasil kerjasama UMS dan PPM MBS Yogyakarta yang telah berkomitmen untuk terus mengembangkan Poskestren baik dari pengelolaannya maupun dari pelayanannya.
- Susi Pudjiastuti Berikan Pesan Ini Kepada Kaesang
- Putra Raja Arab Wakili MBZ Jagong Kaesang - Erina, Mampir di Masjid Raya Sheikh Zayed
“Pelatihan PPGD merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan melalui peningkatan kualitas santri husada sebagai kader pelayanan Poskestren,” tambahnya.
Mutalazimah juga menyampaikan materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar pertolongan pertama pada kecelakaan; luka dan perdarahan; bantuan dasar hidup; cidera otot, tulang, dan sendi; penanganan syok, pingsan; serta penanganan keracunan dan luka bakar.
Ia berharap, para santri husada yang terlatih mengenai kegawat daruratan ini dan dapat menjadi pendukung pelayanan kesehatan pada warga pesantren lainnya baik yang periksa ke Poskestren maupun yang dalam kondisi kedaruratan lainnya.
- Pembagian Makanan Gratis Produk UMKM di Kawasan Pura Mangkunegaran Diwarnai Aksi Saling Dorong
- Ribuan Warga Saksikan Kirab Ngunduh Mantu Kaesang Erina
Dengan demikian semakin banyak santri husada yang meningkat pengetahuan dan keterampilannya dalam menangani kondisi gawat darurat, semakin dapat bermanfaat membantu sesama warga pesantren untuk hidup lebih sehat, sehingga bisa beribadah lebih optimal.
Selain dari UMS sendiri yang menghadirkan Okti Sri Purwanti, S.Kep., Ns., M.Kep, Ns.Sp.KMB., tim pengabdian UMS juga menggandeng narasumber dari RSUP Sardjito yakni Darsih, S.Kep, Ns., M.Kep., selain itu dari UNISA Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, masing-masing Edy Suprayitno, S.Kep, Ns., M.Kep., dan Al Afik, S.Kep, Ns., M.Kep.