RS ‘JIH’ Solo Raih Diamond Status WSO Angels Awards 2026
SOLO (Soloaja.co) — Rumah Sakit “JIH” Solo mengukuhkan posisinya sebagai pusat layanan kesehatan unggulan setelah berhasil meraih Diamond Status WSO Angels Awards Q2 2026 dari World Stroke Organization (WSO) melalui Angels Initiative dalam kategori Excellence in Stroke Patient Care, Rabu (23/9/2026).
Capaian ini menempatkan RS “JIH” Solo sebagai satu-satunya rumah sakit swasta di Kota Solo yang mengantongi predikat tertinggi dalam standar pelayanan pasien stroke internasional tersebut.
- Undian Simanis Bank Sukoharjo Berhadiah Mobil, Kinerja Positif Laba 104,19 %
- Hadir di UNS, Menteri Kebudayaan Dorong Riset Berperspektif Indonesia
Perwakilan WSO Angels, dr. Muhammad Fiarry Fikaris, M.Sc., menjelaskan bahwa Diamond Status diberikan berdasarkan penilaian ketat terhadap tujuh indikator internasional, mulai dari kecepatan penanganan, ketepatan diagnosis, hingga pemberian terapi pada fase akut.
“Dalam penanganan stroke, kecepatan menjadi salah satu indikator utama. Termasuk door-to-needle time, yaitu waktu sejak pasien tiba di rumah sakit hingga mendapatkan terapi trombolisis,” jelas dr. Fikaris.
RS “JIH” Solo tercatat mampu menekan door-to-needle time hingga mencapai 15 menit. Penilaian ini juga didukung parameter keberhasilan lain seperti kecepatan pelayanan 45 menit, tingkat trombolisis 25 persen, serta rekanalisasi 25 persen. Angka-angka ini menjadi bukti solidnya sistem dan kolaborasi tim multidisiplin yang sigap berpacu dengan waktu.
- Revitalisasi 13 Titik Keraton Solo, Kemenbud Gelontorkan Rp 150 Miliar
- Pelepasan 270 Calon Wisudawan FEB UMS, Lulusan Didorong Terus Berkarya
Presiden Direktur RS “JIH” Solo, dr. Didit Novianto, Sp.PD, FINASIM, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sebatas pencapaian institusi semata, melainkan wujud nyata komitmen rumah sakit dalam memberikan kepastian keselamatan bagi masyarakat.
“Diamond Status bukan hanya tentang penghargaan, tetapi tentang kepercayaan masyarakat. Ketika stroke terjadi, setiap menit sangat berarti. Kami ingin masyarakat memiliki keyakinan bahwa RS ‘JIH’ Solo memiliki tim dan sistem yang siap memberikan penanganan secara cepat, tepat, dan terintegrasi,” tegas dr. Didit.
Prestasi ini sekaligus memperkuat peran Solo sebagai Kota Siaga Stroke yang menempati peringkat ketiga nasional. RS “JIH” Solo mengambil peran aktif melalui kesiapsiagaan unit kegawatdaruratan stroke dan program edukasi publik agar warga semakin peka terhadap gejala awal stroke.
- BI Tahan Bunga di 5,75%, Ini Dampaknya ke Cicilan dan Keuanganmu
- Jelang Parapatan Luhur PSHT, Kapolres Wonogiri Rangkul Perguruan Silat
Public Relations RS “JIH” Solo, Adil Erdita Ayu Marta, menambahkan bahwa predikat kelas dunia ini menjadi jaminan kualitas akses medis bagi warga Solo dan sekitarnya.
“Bagi kami, penghargaan ini harus bermuara pada masyarakat. Diamond Status menjadi penanda bahwa ketika membutuhkan penanganan stroke, masyarakat Solo memiliki akses terhadap layanan yang mengacu pada standar internasional. Tugas kami selanjutnya adalah terus mengedukasi masyarakat bahwa mengenali gejala dan datang lebih cepat dapat sangat menentukan perjalanan penanganan pasien,” ungkap Adil.
Dengan komitmen ini, RS “JIH” Solo terus memperkokoh penanganan kegawatdaruratan stroke demi menyelamatkan lebih banyak nyawa—karena dalam penanganan stroke, setiap detik dan menit sangatlah berharga.
