Resmi Dilantik Rektor UMS Periode II, Prof Dr Sofyan Anif Sampaikan Strategi UMS Menuju World Class University
SOLO (Soloaja.co) - Prof Dr Sofyan Anif, kembali dilantik sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) periode kedua masa bakti 2021 - 2025.
Pengukuhan dilakukan oleh Diktilibang PP Muhammadiyah Prof Lincolin Arsyad, disaksikan Kepala LLDIKTI Muh Zainuri dan Pengurus Pusat Muhammadiyah, disaksikan secara daring oleh Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir, digelar di Edutorium UMS, Surakarta, Kamis 8 April 2021.
Pengangkatan Prof Sofyan sesuai dengan Surat Keputusan PP Muhammadiyah, Nomor 700/Kep/i.0/d/2021 tentang pengangkatan rektor ums masa jabatan 2021-2025.
"Periode pertama kami bisa mengantarkan UMS diperhitungkan di kancah internasional, periode kedua ini memacu kami agar bisa lebih baik dan membawa UMS menuju World Class University," kata Prof Sofyan Anif saat menyampaikan pidato pelantikan.
Prof Sofyan menyampaikan ada enam strategi pengembangan UMS yang ditargetkan, yakni pengembangan lembaga, pengembangan SDM, penguatan lembaga kerjasama luar negeri, reaktualisasi pengembangan IPTEK berlandaskan nilai Islam dan Kemuhammadiahan, penguatan LPPM dan sinergitas lembaga keIslaman dan kemuhammadiyahan dengan fungsi pondok.
Selama dipimpin Prof Sofyan, UMS mampu meraih sejumlah prestasi Nasional dan Internasional. Selain itu yang utama adalah akreditasi program studi (Prodi) BAN-LAM PT, yang terakreditasi A ada 37 prodi atau 63,33 persen dari total 60 prodi S1, S2, S3 dan prodi Profesi. Sedangkan prodi terakreditasi B ada 18.
"Dan yang terbaru ada tiga prodi yang mendapatkan akreditasi tingkat internasional versi AUN-QA. Yaitu prodi farmasi, keperawatan (ners), dan prodi teknik arsitektur," imbuh Prof Sofyan.
Hal tersebut mengantar UMS menjadi universitas favorit yang jadi pilihan pendaftar. Animo mahasiswa juga meningkat sebesar 8,3 persen dengan total mahasiswa paa tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 35.773 orang. Dan Penerimaan mahasiswa baru sebesar 4.251 orang. Serta mahasiswa asing sebesar 366 orang.
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nasir, yang memberikan sambutan secara daring berharap pada periode ke depan bisa lebih berkualitas dan terus meningkatkan keunggulan. Serta menjadi center exellent university baik nasional maupun internasional. Muhammadiyah juga akan terus mengambil peran mencerdaskan bangsa lewat lembaga pendidikan.
"Kita harus meningkatkan usaha yang lebih termasuk visi dan misi. Tingkat daya saing kita di Asean masih diposisi nomor tujuh. Berarti Indonesia harus masih berbenah dan berpacu agar daya saing khususnya dibidang pendidikan tidak berjalan linier. Harus ada terobosan yang berkelanjutan," pesan Haedar.