Rayakan Natal, favehotel Solo Ubah Gulungan Karton Bekas Jadi Pohon Natal Unik

Kusumawati - Jumat, 28 November 2025 09:04 WIB
Pohon Natal dari karton bekas gulungan tisu menghias favehotel solo baru dan favehotel Manahan Solo (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) – favehotel Manahan Solo dan fave hotel Solo Baru kembali membuktikan bahwa kreativitas dapat sejalan dengan kepedulian lingkungan.

Menyambut perayaan Natal tahun ini, kedua hotel tersebut menciptakan instalasi seni yang spektakuler dan ramah lingkungan: Pohon Natal setinggi 7 meter yang seluruhnya terbuat dari gulungan karton bekas!

Aksi ini merupakan komitmen nyata hotel dalam mengusung konsep Go Green dan menjalankan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recyle).
Dari Sampah Menjadi Karya Seni Inspiratif
Kedua hotel telah mengumpulkan gulungan karton bekas—seperti gulungan tisu, lakban, dan plastic wrapping—selama 10 bulan penuh.

* fave hotel Manahan Solo: Memanfaatkan 30 kg gulungan karton untuk membuat pohon setinggi 3 meter.
* fave hotel Solo Baru: Menggunakan hingga 80 kg gulungan karton untuk membangun pohon megah setinggi 7 meter dengan diameter 2,5 meter.

Dikerjakan oleh tim internal hotel selama dua minggu, instalasi ini sengaja mempertahankan warna asli karton. Kesan natural ini, menurut pihak hotel, melambangkan kejujuran dan kesederhanaan.

Pesan Mendalam di Balik Kemegahan Pohon 7 Meter

Pohon Natal raksasa di fave hotel Solo Baru bukan sekadar dekorasi, melainkan sebuah pernyataan.
Khuswatus Solikhin, Hotel Manager fave hotel Manahan Solo dan fave hotel Solo Baru, menjelaskan bahwa ide ini sejalan dengan tema Natal tahun ini, "Miracle of Giving".

"Tahun ini kami mengangkat tema Miracle of Giving untuk mengingatkan bahwa keajaiban sering lahir dari hal-hal kecil yang kita lakukan setiap hari," ujar Solikhin.

"Penggunaan bahan recycle ini adalah bentuk komitmen kami terhadap lingkungan. Setelah dikumpulkan 10 bulan, kami mengolahnya menjadi pohon Natal yang memiliki kehidupan dan makna baru."

Pohon dari material daur ulang ini menunjukkan bahwa keindahan dan makna mendalam bisa ditemukan pada benda yang dianggap tak bernilai. Gulungan-gulungan yang tersusun rapi melambangkan semangat kerja sama, ketekunan, dan pesan keberlanjutan.

Melalui instalasi ini, fave hotel Solo ingin menegaskan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan adalah aksi nyata, bukan sekadar tren. Tertarik melihat langsung instalasi kreatif dan ramah lingkungan ini? Kunjungi lobi fave hotel Manahan Solo dan fave hotel Solo Baru!

Editor: Redaksi

RELATED NEWS