Proker KKN Unisri, Kemudahan Pelayanan Desa Juwok Lewat Banner Informasi

Kusumawati - Sabtu, 15 Agustus 2026 10:02 WIB
Proker mahasiswa KKN PPM UNISRI Surakarta dengan banner alur pelayanan desa Juwok Sragen (Soloaja)

SRAGEN (Soloaja.co) — Mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Okta Fica Rahmanda dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara, menggelar program kerja "Pembuatan Banner Alur dan Jenis Pelayanan di Balai Desa Juwok", Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik dan mempermudah warga dalam mengurus dokumen kependudukan.

Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media informasi yang jelas, interaktif, dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat desa.

"Melalui program ini, mahasiswa membuat media informasi berupa banner yang memuat alur pelayanan administrasi dan berbagai jenis pelayanan yang tersedia di Balai Desa Juwok," ujar Okta Fica Rahmanda.

Alur pelayanan dirancang secara terstruktur dan sederhana:

  • Tahap 1: Warga meminta surat pengantar dari RT setempat.
  • Tahap 2: Membawa surat pengantar ke Balai Desa Juwok.
  • Tahap 3: Menuju meja pelayanan dan menyampaikan keperluan kepada petugas.
  • Tahap 4: Memperoleh dokumen pelayanan sesuai kebutuhan.

“Banner ini memudahkan masyarakat tidak perlu menunggu antrian untuk bertanya pada petugas.” Imbuh Okta.

Ragam Pelayanan yang Tercover

Banner tersebut memuat deretan layanan administrasi vital, di antaranya:

  • Surat Pengantar SKTM & SKCK
  • Surat Pengantar Nikah & Cerai
  • Pengurusan KK & e-KTP
  • Surat Keterangan Kehilangan & Usaha
  • Surat Keterangan Kelahiran & Kematian
  • Pengurusan Ahli Waris & Domisili

Sebelum dicetak dan dipasang di area pelayanan Balai Desa Juwok, mahasiswa melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Desa Juwok agar data yang disajikan sinkron dengan regulasi setempat.

Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Unisri Surakarta dalam mengaplikasikan ilmu Administrasi Negara secara langsung. Harapannya, alur pelayanan yang informatif ini mampu mengikis kebingungan warga sekaligus mendorong efisiensi kualitas pelayanan publik di tingkat desa.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS