PKS Kawal Bantuan Pertanian untuk Kelompok Tani Sukoharjo
SUKOHARJO (Soloaja.co) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kedaulatan pangan dan kesejahteraan para petani di Kabupaten Sukoharjo.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua Fraksi PKS DPR RI, Dr. Abdul Kharis Almasyhari, bersama Ketua DPD PKS Sukoharjo, Tito Setiyo Nugroho, dalam penyerahan bantuan pertanian di Grha Satya Praja, Kompleks Kantor Bupati Sukoharjo, Senin (3/8/2026) pagi.
- Polsek Nguter Predikat Terbaik, Kapolres Sukoharjo Apresiasi Anggota Berprestasi
- Gaji Bulanan Tak Cuma untuk Nabung, Ini 5 Investasi yang Bisa Dicoba
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Kharis menegaskan bahwa jajaran legislator PKS tidak hanya berhenti pada tahap memperjuangkan program dan anggaran di Senayan, melainkan memastikan pengawasan langsung hingga bantuan diterima utuh oleh masyarakat.
*Kami akan terus memonitor secara berkala di lapangan guna memastikan sarana dan alat yang diberikan dirawat serta digunakan secara bergotong royong oleh kelompok tani, sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen dan kesejahteraan warga." Ungkap Abdul Kharis.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD PKS Sukoharjo, Tito Setiyo Nugroho, menyampaikan bahwa PKS di tingkat daerah siap menjadi garda terdepan untuk mengawal agar seluruh bantuan yang turun berjalan transparan dan bebas dari penyelewengan.
- Belanja Online Bisa Berubah? Ini Prediksi Dampak Pajak Marketplace Baru
- Antisipasi Narkoba dan Kenakalan Remaja, Polresta Surakarta Sambangi Sekolah
“Kepastian bahwa bantuan sampai secara utuh tanpa potongan merupakan komitmen bersama yang terus dijaga untuk memajukan sektor pertanian daerah.” Tegas Tito.
Kegiatan penyerahan bantuan dari Kementerian Pertanian yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Kabupaten Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, S.E., Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto, S.P., jajaran Forkopimda, serta para kepala dinas terkait.
Plt. Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, mengapresiasi perhatian terhadap sektor pertanian daerahnya dan menekankan pentingnya menempatkan petani sebagai profesi utama.
- 5 Pelajaran Bisnis dari Bernard Arnault, Miliarder di Balik Louis Vuitton
- Peta Persaingan Kopi Kemasan RI, Siapa yang Masih Jadi Penguasa Pasar?
“Prospek pertanian dinilai sangat menggembirakan dengan harga gabah di Sukoharjo yang menyentuh angka 7.700 hingga 8.000 rupiah, yang membuktikan peningkatan kesejahteraan para petani.” Ungkap Eko Sapto Purnomo.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo, Bagas, mengonfirmasi bahwa seluruh item bantuan diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Sukoharjo kepada kelompok tani penerima tanpa ada pemotongan apa pun.
Bantuan dari Kementerian Pertanian yang berhasil diadvokasi bagi kelompok tani di Sukoharjo meliputi unit combine harvester, traktor roda empat, hand sprayer, pembuatan sumur dangkal, embung, Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), hingga pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT).
