Pesta Retail 2026: SRC Perkuat UMKM dan Ekonomi Rakyat

Kusumawati - Sabtu, 14 Februari 2026 07:21 WIB
(Kiri ke Kanan) Direktur Utama PT SRC Indonesia Sembilan Romulus Sutanto, Direktur Bina Usaha Perdagangan, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Septo Soepriyatno, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Elvira Lianita, dan Direktur Komersial PT HM Sampoerna Tbk. Yohan Lesmana dalam Pesta Retail 2026 yang diselenggarakan oleh Sampoerna Retail Community (SRC) di Yogyakarta, Rabu (11/2/2026). (Sampoerna)

YOGYAKARTA (Soloaja.co) – Sampoerna Retail Community (SRC) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui gelaran Pesta Retail 2026.

Acara yang berlangsung di kawasan Prambanan, Yogyakarta, Selasa (11/2/2026) ini menjadi ajang apresiasi bagi 7.000 toko kelontong terpilih yang mewakili lebih dari 250.000 anggota SRC di seluruh Indonesia.

Acara ini merupakan bagian dari perayaan 18 tahun perjalanan SRC dalam memodernisasi toko kelontong tradisional agar tetap relevan, adaptif, dan mampu menjadi pilar perdagangan nasional.

Apresiasi dari Sri Sultan HB X

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa toko kelontong dan warung tradisional adalah simpul distribusi vital yang menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga hingga ke tingkat desa.

“Bagi DIY, UMKM bukan sekadar sektor ekonomi, melainkan fondasi kehidupan masyarakat. Saya mengapresiasi PT HM Sampoerna Tbk. melalui SRC yang telah memberikan pendampingan teknologi digital dan manajemen usaha. Kolaborasi sektor swasta seperti inilah yang membuat masyarakat ikut kuat,” tegas Sri Sultan.

Penopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan RI, Septo Soepriyatno, mengungkapkan fakta menarik bahwa ekosistem ritel di Indonesia didominasi oleh warung dan toko kelontong hingga lebih dari 98%.

"Dalam 2-3 tahun terakhir, pertumbuhan toko kelontong sangat luar biasa. Kami berharap Sahabat SRC dapat memanfaatkan program pemerintah untuk memperluas pasar dari lokal menuju global, sekaligus menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok agar tetap terjangkau," ujar Septo.

Dampak Nyata: Omzet Naik 42%

Direktur PT HM Sampoerna Tbk., Elvira Lianita, memaparkan bahwa pendampingan SRC dilakukan secara menyeluruh melalui aplikasi AYO by SRC. Berdasarkan riset Kompas Gramedia (KG) 2023, toko yang bergabung dengan SRC mengalami kenaikan rata-rata omzet hingga 42%.

Beberapa pencapaian signifikan SRC di antaranya:
* Digitalisasi: 90% toko SRC telah terdigitalisasi dan 77% memiliki lini usaha tambahan (produk digital/pembayaran).
* Pojok Lokal: Menjadi saluran distribusi UMKM sekitar dengan nilai transaksi mencapai Rp5,65 triliun per tahun.
* Pemberdayaan Perempuan: Lebih dari 54% pemilik toko perempuan adalah tulang punggung keluarga.
* Lapangan Kerja: 51% toko SRC berkontribusi langsung dalam penyerapan tenaga kerja di lingkungan sekitar.

“Hingga saat ini, SRC didukung oleh 6.300 Mitra dan 10.000 Paguyuban. Pesta Retail 2026 adalah wujud nyata dedikasi kami untuk mendukung UMKM Indonesia terus maju dan sejahtera #JadiLebihBaik,” pungkas Elvira.

Rangkaian Pesta Retail 2026 ini sebelumnya telah sukses digelar di Lido, Jawa Barat pada Januari lalu, dan terus berlanjut sebagai wadah kolaborasi serta penguatan kapasitas peritel rakyat di seluruh penjuru negeri.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS