Persiapan Relokasi Rutan Solo, Bupati Sukoharjo dan Komisi III DPR-RI Cek Lokasi

Kusumawati - Selasa, 01 Maret 2022 23:53 WIB
Bupati Sukoharjo bersama Komisi III DPR-RI dan jajara terkait melakukan sidak lapangan lokasi relokasi rutan solo

SUKOHARJO (Soloaja.co) - Sejumlah lahan disiapkan oleh Pemkab Sukoharjo untuk alternatif relokasi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surakarta, salah satunya lahan seluas 2,8 hektar di kelurahan Sonorejo.

Merespon survey yang telah dilakukan Kemenkumham beberapa waktu lalu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa, Komisi III DPR RI dan sejumlah pejabat terkait meninjau lokasi tersebut, di Desa Sonorejo, Kecamatan Sukoharjo.

"Kami baru melihat lokasi yang telah di survey oleh Kemenkumham. Pada intinya, apakah lahan ini memenuhi kriteria apa tidak, nanti yang memutuskan dari pemerintah pusat," kata Bupati Etik saat ditemui dilokasi pada, Selasa 1 Maret 2022.

Untuk pilihan lahan di wilayah Sukoharjo, selain di kelurahan Sonorejo, ada di Kelurahan Kriwen, namun letaknya terlalu dekat dengan pemukiman.

Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana yang juga meninjau lokasi bersama Bupati menjelaskan, terkait rencana relokasi Rutan Kelas I Surakarta tersebut, pihaknya masih terus melakukan monitor setiap perkembangan yang ada.

"Tentunya kita semua sudah tahu alasan relokasi. Selain itu, bangunan Rutan Surakarta itu sudah tua, sehingga sudah saatnya diremajakan. Nah, karena Surakarta sudah tidak memiliki lahan, maka pilihan pemindahan rutan tentunya di daerah terdekatnya," kata Eva.

Sukoharjo menurutnya, merupakan salah satu dari daerah lain di Solo Raya yang telah disurvey. Oleh karenanya, Eva menegaskan, kehadirannya bersama Bupati Sukoharjo meninjau lokasi adalah menindaklanjuti hasil survey dari Kemenhumkam tersebut.

"Kami bersama bupati menindaklanjuti hasil survey dari Direktorat Pemasyarakatan Kemenkumham. Ini untuk memastikan letak lokasi lahan yang telah di survey kemarin itu," sebut Eva.

Mengingat penyiapan lahan untuk pembangunan rutan merupakan tanggung jawab pemerintah, maka jika nantinya lahan di Desa Sonorejo itu yang akhirnya dipilih, Eva menyatakan, pilihan itu sudah sangat tepat.

"Yang perlu kita lihat kedepan adalah, nanti jika lokasi ini disetujui oleh Pak Menteri, maka patut disyukuri peningkatan ekonomi pasti terjadi di sini. Saya tentunya juga ikut bangga, maka kita lihat saja nanti perkembangannya," imbuhnya.

Sementara Kepala Rutan Kelas 1 Surakarta, Urip Dharma Yoga, yang turut dalam peninjauan menambahkan, hingga saat ini kondisi rutan yang menjadi tanggung jawabnya itu sudah lama mengalami kelebihan daya tampung.

"Overloadnya mencapai 200%. Dari yang semestinya 290 orang, sekarang dihuni sekira 600 orang. Jadi sudah selayaknya direlokasi. Apalagi bangunan aset Kemenkumham itu sudah cukup tua ya, peninggalan jaman Belanda termasuk cagar budaya," pungkas Urip.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS