Perkuat PHIWM, UMS Siap Jadi Kampus Bebas Asap Rokok
SOLO (Soloaja.co) – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan sesuai dengan nilai-nilai keislaman. Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) UMS tengah mempersiapkan Launching Kampus Bebas Asap Rokok yang akan digelar pada Sabtu, (13/12) mendatang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LPPIK untuk memperkuat implementasi Pedoman Kehidupan Islami Sivitas Akademika UMS, yang merujuk pada Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), khususnya terkait kawasan tanpa rokok, narkoba, dan minuman keras.
Ketua LPPIK UMS, Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag., menjelaskan bahwa gerakan ini didasarkan pada SK Rektor Nomor 31/IV/2022 yang mengatur kawasan bebas rokok. Aturan tersebut merupakan penjabaran dari pedoman pusat Muhammadiyah.
- Jebolan 'Mendobrak Batas' Buktikan Diri, Imam Nur Shaleh Raih Perak di Dubai
- Kampanye Sentuh Hati, RS JIH Solo Raih Marketeers Digital Marketing Heroes 2025
“UMS memiliki Pedoman Kehidupan Islami Sivitas Akademika dan Tenaga Kependidikan UMS. Di dalamnya, khususnya pada bab empat, terdapat ketentuan mengenai kawasan tanpa rokok, narkoba, dan minuman keras,” terang Dr. Mahasri, Kamis (11/12).
Meskipun sosialisasi dan pemasangan simbol larangan merokok telah dilakukan sejak SK diterbitkan, Dr. Mahasri mengakui praktik merokok di area kampus masih sering ditemui.
“Kami masih menemukan mahasiswa bahkan tenaga kependidikan yang merokok di area kampus, terutama di tempat parkiran. Melihat realitas itu, kami memandang perlu gerakan yang lebih terstruktur, dimulai dengan launching hari Sabtu nanti,” jelasnya.
- Dua Alumni FMIPA UNS Sabet Peringkat Nasional ALMI Thesis Awards 2025
- Negara Mana yang Paling Banyak Baca Buku? Ini Daftarnya
Launching kampus bebas asap rokok akan melibatkan unsur pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh organisasi mahasiswa (BEM UMS, IMM Korkom, BEM Fakultas, hingga IMM Komisariat).
Rangkaian acara akan mencakup pengarahan dari Rektor hingga penandatanganan Pakta Integritas.
“Harapannya, semua merasa bertanggung jawab menciptakan kampus yang sehat dan menyehatkan,” pungkasnya.
LPPIK UMS berharap gerakan ini dapat memperkuat budaya kampus yang lebih sehat sekaligus menegaskan komitmen UMS dalam mengamalkan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan melalui PHIWM.
