Penting Cermati Proses Pengolahan Susu Anak, Utamakan Produk One Step Fresh
JAKARTA (Soloaja.co) – Pemenuhan gizi anak sejak dini menjadi fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang optimal. Saat ini, orang tua umumnya semakin cermat membaca kandungan gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, hingga mineral pada label kemasan. Namun, di balik daftar nutrisi tersebut, aspek proses pengolahan produk sebelum dikonsumsi anak juga perlu mendapat perhatian serius.
Banyak produk susu formula di pasaran harus melewati proses produksi yang panjang dan bertahap, mulai dari pencampuran, pemanasan, homogenisasi, evaporasi, hingga pengeringan.
Meski dilakukan untuk memenuhi standar keamanan dan stabilitas produk, tahapan pengolahan yang intensif dan pemanasan berulang ini berisiko mengubah struktur alami protein serta komponen penting lainnya di dalam susu. Perubahan struktur tersebut dapat memengaruhi kualitas kandungan gizi, daya cerna, serta cara tubuh anak menyerap zat gizi.
- Terlindungi, Ratusan Mitra Ojol Shopee Solo Ikut BPJS Ketenagakerjaan
- Unisri-BRIN Latih Orang Tua ADD Wonogiri Olah Pangan Sehat
Sebaliknya, susu segar yang diolah menjadi susu bubuk melalui satu tahap proses produksi dinilai lebih mampu menjaga kesegaran dan mempertahankan zat gizi alaminya.
Doktor di bidang Ilmu Gizi, Dr. Arif Sabta Aji, S.Gz., menyatakan bahwa kebiasaan orang tua meneliti informasi nilai gizi pada label susu adalah langkah yang sangat krusial. Namun, kebiasaan ini juga harus dibarengi dengan perhatian terhadap ketersediaan komposisi zat gizi dalam produknya.
"Perlu diketahui jika nama bahan yang tercantum di urutan pertama pada daftar komposisi mencerminkan kandungan utama dari produk tersebut," jelas Arif.
Sejalan dengan hal itu, inovasi pangan anak kini mulai mengarah pada pendekatan produksi yang lebih sederhana dan minimal untuk menekan perubahan struktur protein serta menjamin keamanan mikrobiologis. Pendekatan proses yang lebih singkat terbukti membantu menjaga kualitas bahan baku dari kerusakan akibat pengolahan.
- Tren Pasar Perawatan Area Intim Wanita Kian Melesat, Cek Jasa Maklon
- Wakil Wali Kota Astrid Widayani Ajak GP Ansor Jaga Soliditas
Hal ini memberikan pemahaman baru bagi orang tua bahwa kualitas susu tidak hanya dinilai dari banyaknya zat gizi tambahan, melainkan bagaimana zat gizi alami tersebut dijaga sejak dari bahan baku hingga produk akhir.
Kendati demikian, Dr. Arif Sabta Aji kembali mengingatkan bahwa Air Susu Ibu (ASI) tetaplah pilihan terbaik dan harus diutamakan sebagai asupan utama, khususnya pada periode emas usia 0-6 bulan pertama kehidupan.
Penggunaan susu formula sebagai penunjang hanya disarankan apabila terdapat kondisi medis tertentu. Orang tua pun diimbau untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan serta meneliti kembali komposisi produk secara mendalam demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
