Pemkot dan Kemenag Solo Teken MoU BRUS-BRUN demi Generasi Muda

Kusumawati - Kamis, 15 Oktober 2026 06:53 WIB
Mou antara Pemkot Surakarta dengan Kantor Kemenag RI Solo tentang program BRUS dan BRUN (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN). Sinergi ini ditujukan untuk memperkuat moral, karakter, dan mentalitas generasi muda dalam menyongsong puncaknya bonus demografi tahun 2030.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Solo, Respati Ardi, bersama Kepala Kantor Kemenag Solo, Ahmad Ulin Nur Hafsun, di Gedung Dakwah Mamba’ul ‘Ulum Solo, Rabu (14/10/2026).

Melalui BRUS, para siswa diberikan pendampingan agar memiliki karakter tangguh, pemahaman keagamaan yang mantap, dan kecakapan hidup. Sedangkan program BRUN difokuskan pada kesiapan fisik, mental, komunikasi, hingga tanggung jawab generasi muda sebelum melangkah ke jenjang pernikahan demi mewujudkan keluarga yang harmonis.

Bonus Demografi bagai Pedang Bermata Dua

Wali Kota Solo, Respati Ardi, menegaskan bahwa penyiapan mental dan keimanan remaja menjadi krusial mengingat mayoritas penduduk Indonesia pada tahun 2030 mendatang didominasi oleh usia produktif.

"Bonus demografi ini seperti pedang bermata dua. Jika kita tidak siapkan fundamental keimanan dan ketakwaan remaja sejak sekarang, yang terjadi justru potensi kriminalitas dan degradasi moral. Karena itu, penting untuk mengajak anak-anak muda kembali ke rumah ibadah agar terisi keimanan dan ketakwaannya," ujar Respati.

Respati juga mendorong para tokoh agama dan masyarakat untuk menerapkan metode pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman agar pesan moral lebih mudah diterima oleh kalangan milenial dan Gen Z.

BRUS Sudah Jangkau 6.500 Siswa di Solo

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Solo, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen bersama dalam membina remaja serta mewujudkan keluarga sakinah di Kota Solo.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan program BRUS di Kota Solo sejauh ini telah berjalan di 25 sekolah tingkat SMP, SMA, hingga SMK, dengan total jangkauan mencapai 6.500 siswa. Sedangkan program BRUN telah berjalan lewat kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi.

"Kita punya tanggung jawab moral untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan bermoral. MoU ini memperkuat sinergi pembinaan remaja dan bimbingan perkawinan di Solo," jelas Ahmad Ulin.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌