Pelatihan Branding dan Packaging Produk Kreatif di SD Negeri Juwok 1 Sragen
SRAGEN (Soloaja.co) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Rizka Damayanti, menggelar Pelatihan Branding dan Packaging Produk Kreatif di SD Negeri Juwok 1, Desa Juwok, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dirancang untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta mengasah kreativitas anak sejak dini melalui pemahaman manajemen pemasaran dasar.
Pelatihan yang menyasar siswa kelas IV tersebut memberikan pengalaman belajar praktis mengenai pentingnya identitas dan kemasan produk. Para siswa diajak memahami bahwa daya tarik sebuah karya tak hanya bersumber dari bentuk fisiknya, tetapi juga dipengaruhi visual kemasan dan merek yang diusung.
- Peringati Maulid Nabi Masjid An Nuur, Terapkan Akhlak Mulia dan Syukur
- Gamelan PMS Bangkit Lagi, Akulturasi Jawa-Tionghoa di Puncak HUT ke-94
Di bawah pendampingan mahasiswa KKN, para murid diajarkan merancang nama produk yang menarik, membuat label estetis, hingga menyusun desain kemasan yang unik untuk menyempurnakan hasil karya mereka.
Motivasi Pengusaha Cilik
Dalam pembukaan sesi praktis, pelaksana program KKN, Rizka Damayanti, memberikan motivasi langsung untuk membakar semangat wirausaha para siswa kelas IV tersebut.
“Halo Adik-adik semua! Coba deh lihat produk karya kalian ini, bentuknya sudah bagus dan keren banget, kan? Tapi tahu tidak, supaya orang-orang makin suka dan pengin beli, kita perlu kasih 'baju' atau kemasan yang cantik dan nama merek yang unik! Hari ini kita bakal gambar label yang lucu, pilih warna-warna menarik, dan buat kemasan produk kalian kelihatan seperti produk toko profesional,” seru Rizka.
- Sabtu Selow: Wujud Dukungan Moral Warga Solo untuk Atlet Porprov 2026
- Musik Pop Era 2000-an Meriahkan Malam Minggu di Monumen Pers Solo
Asah Kemampuan dan Kerja Sama Tim
Selain memberikan wawasan teknis, agenda ini menjadi wadah interaktif bagi para siswa untuk melatih kerja sama tim, mengasah kemampuan komunikasi, serta membangun percaya diri saat mempresentasikan karya di depan kelas. Bagi pihak sekolah, langkah ini turut mendukung penguatan kurikulum pendidikan kewirausahaan sejak dini.
Rangkaian kegiatan pemberdayaan berjalan lancar dan penuh antusiasme dengan alokasi dana efisien sebesar Rp100.000. Meski dengan sumber daya terbatas, para siswa berhasil menghasilkan karya kemasan yang memiliki nilai tambah dan daya pikat visual.
Melalui pelatihan berbasis ilmu manajemen pemasaran ini, siswa SD Negeri Juwok 1 diharapkan dapat memahami peran penting kemasan produk sekaligus menjadicannya bekal untuk terus berinovasi dan berani berwirausaha di masa depan.
