Muhammadiyah Alih Kelola STIKES Husada Borneo Banjarbaru
SOLO (Soloaja.co) – Persyarikatan Muhammadiyah secara resmi memperluas jaringan pendidikan tingginya di Kalimantan Selatan. Per 10 April 2026, tata kelola Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Borneo Banjarbaru (STIKES HBB) resmi beralih dari Yayasan Husada Borneo kepada Muhammadiyah.
Seiring dengan transisi ini, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, ditunjuk sebagai Ketua STIKES HBB untuk memimpin nakhoda baru institusi tersebut.
- Petualangan Cilik di Hortimart Siswa SD Muh PK Solo Belajar Bertani
- BPOM dan Pemkot Surakarta Perkuat Keamanan Pangan Melalui Germas SAPA
Komitmen Kualitas dan Tata Kelola
Prof. Khudzaifah Dimyati menegaskan bahwa langkah alih kelola ini merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi agar lebih adaptif dan berdaya saing.
"Alih kelola ini bukan sekadar proses administratif, tetapi ikhtiar dalam memperkuat kualitas agar lebih berdaya saing. Kami berharap STIKES Husada Borneo tumbuh dalam ekosistem Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) yang menjunjung tinggi integritas akademik dan riset," ujar Prof. Khudzaifah, Minggu (12/4/2026).
Kepercayaan Masyarakat terhadap Muhammadiyah
Rektor UMS sekaligus perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, menilai alih kelola ini sebagai potret kepercayaan masyarakat kepada Muhammadiyah sebagai lembaga nirlaba yang profesional.
"Muhammadiyah memiliki rekam jejak yang transparan dan objektif dengan *Good University Governance* yang telah teruji. Ini adalah bentuk amalan tuntas untuk pembangunan bangsa melalui pendidikan," tutur Prof. Harun.
- Telkom dan PGN Kolaborasi Bangun Green Data Center
- Puncak Purbayan Syawalan Hadirkan KH Anwar Zahid dan Lagu Pesan Damai
Momentum Strategis untuk Berkembang
Pembina Yayasan Husada Borneo, Nor Wahidah, menyambut positif realisasi alih kelola ini. Menurutnya, bergabung dengan organisasi besar seperti Muhammadiyah adalah peluang strategis untuk meningkatkan kualitas institusi serta memperluas jejaring akademik.
"Kami berharap dengan bergabung dalam sistem Muhammadiyah, STIKES Husada Borneo dapat berkembang lebih luas dan berkelanjutan," ungkap Nor Wahidah.
Masuknya STIKES Husada Borneo ke dalam ekosistem PTMA diharapkan mampu meningkatkan standar Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya di sektor pendidikan kesehatan, serta memperkuat kontribusi Muhammadiyah dalam mencetak tenaga kesehatan profesional di berbagai wilayah Indonesia.
