Mahasiswi UNS Peroleh Manfaat JKK BPJS Ketenagakerjaan

Kusumawati - Senin, 27 April 2026 16:19 WIB
Rektor UNS Prof Hartono saat simbolis menyerahkan kartu kepesertaan BPJS ketenagakerjaan pada mahasiswa (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi mahasiswa yang beraktivitas di luar kampus kembali terbukti. Isykarima Hanif Butsainah, mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS), mendapatkan manfaat penuh dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan setelah mengalami kecelakaan saat menjalankan kegiatan praktik lapangan.

Direktur Akademik UNS, Prof. Sigit Prastowo, menegaskan bahwa perlindungan bagi mahasiswa merupakan prioritas utama, terutama saat mereka menjalankan tugas di masyarakat maupun program magang. Menurutnya, risiko di lapangan adalah hal yang tidak dapat dihindari, sehingga diperlukan mitigasi yang nyata.

"Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan memberikan rasa aman dan berdampak langsung terhadap keberlangsungan studi mahasiswa. Ini adalah bentuk mitigasi risiko agar mereka bisa menjalankan kegiatan dengan lebih tenang karena sudah terlindungi," ujar Prof. Sigit.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta, Teguh Wiyono, menjelaskan bahwa perlindungan jaminan sosial tidak hanya terbatas pada pekerja formal. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan produktif seperti KKN dan pengabdian masyarakat juga memiliki risiko kerja yang nyata.

"Bila terjadi risiko kecelakaan yang terkait dengan aktivitasnya, seluruh biaya pengobatan hingga sembuh sesuai indikasi medis akan ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kami juga ingin membangun kesadaran (awareness) sejak dini kepada generasi muda mengenai pentingnya jaminan sosial sebelum mereka terjun ke dunia kerja," kata Teguh.

Kecelakaan yang dialami Isykarima terjadi saat ia sedang menempuh perjalanan untuk mencari kebutuhan praktik kerja di area belakang kampus. Karena kejadian tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas akademiknya, kasus ini masuk dalam kategori risiko kecelakaan kerja.

Manfaat ini dirasakan langsung oleh pihak keluarga. Iriana Indrawati, orang tua Isykarima, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan yang diberikan. "Manfaatnya sangat terasa ketika terjadi risiko seperti yang dialami putri kami. Ini sangat membantu kami sebagai orang tua," ungkapnya.

Kolaborasi antara UNS dan BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan menjadi role model bagi institusi pendidikan tinggi lainnya dalam memberikan perlindungan maksimal bagi mahasiswa, memastikan proses pemulihan berjalan optimal tanpa membebani finansial keluarga.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS