Home SOLOPOLITAN Kreatif Demoktratis,...

Kreatif Demoktratis, Warga Joho Sukoharjo Gelar Pemilihan RT Rasa Pilkada

Kusumawati - Minggu, 10 Januari 2021 pukul 15.00
Proses pemilihan ketua RT (Pilkaret) RT 1 RW 1 Kelurahan Joho Sukoharjo Proses pemilihan ketua RT (Pilkaret) RT 1 RW 1 Kelurahan Joho Sukoharjo (sumber: Soloaja)

 

SUKOHARJO (Soloaja.co) - Unik, kreatif dan demokratis, ini aksi warga RT 1 RW 2 kelurahan Joho, kecamatan Sukoharjo, kabupaten Sukoharjo, menggelar pemilihan ketua RT (Pilkaret) ala Pilkada.

Yakni ada daftar DPT, ada kampanye, ada proses pemungutan suara, TPS pun dibuat mirip dengan Pilkada, yang digelar 9 Desember 2020 kemarin.

"Kebetulan saja warga masih terbawa suasana pilkada, tapi tidak ada unsur politik kubu-kubuan sisa pilkada kemarin. Kami sepakat menggelar pemilihan ketua RT Pilkaret ala Pilkada." Kata Kata Wawan Setiawan, ketua panitia Pilkaret, Sabtu, 9 Januari 2021.

Ada dua calon yang diusulkan warga, yakni nomor urut 1 Warsidi yang maju tanpa wakil. Sedangkan nomor urut 2 Juni Wahyu Sukamto menggandeng wakil Bambang Budiarso.

Proses pelaksanaan pilkaret berjalan lancar, aman dan cukup demokratis pada Sabtu malam di Balai Warga setempat. Meskipun cukup ramai, namun pelaksanaan mematuhi protokol kesehatan. Disediakan masker bagi yang lupa memakai, ada hand sanitiser di masing-masing meja, dan selalu diingatkan jaga jarak.

Ada 185 KK terdaftar sebagai pemilih dan yang punya hak suara 1 KK 1 Suara. Sesuai dengan protokol kesehatan, pemilih datang membawa salinan (fotocopy) kartu keluarga, sekaligus untuk menertibkan administrasi RT.

Setelah diumumkan terpilih ketua RT baru Warsidi dengan perolehan 88 suara, rivalnya kalah tipis dengan 75 suara. Dari total DPT 185 yang hadir 165 pemilih, dengan dua suara tidak sah.

Ketua RT terpilih, Warsidi yang juga anggota TNI dari satuan Kodim 0726/Sukoharjo, menyatakan siap menjalankan amanah warga.

Tokoh masyarakat Joho, Budiharto, menyatakan kegiatan pilkaret yang dilaksanakan tersebut sebagai wujud demokrasi warga Joho. "Ini wujud demokrasi warga Joho, tidak ada hubungannya dengan pilkada kemarin, namun euforia demokrasi masih terasa, siapapun ketua RT yang terpilih akan didukung seluruh warga dan yang tidak terpilih legowo," tegas Budiharto.