Kodim 0726/Sukoharjo Gelar TMMD Reguler ke-129 di Parangjoro

Kusumawati - Rabu, 15 Juli 2026 19:55 WIB
Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menyerahkan pohon tanda dimulainya TMMD Reguler ke 129 Kodim 0726/Sukoharjo di desa Parangjoro (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026, resmi digelar. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, bertindak sebagai inspektur Upacara dalam pembukaan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di lapangan Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026).

Momen pembukaan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Plt Bupati, yang kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama bersama Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra.

Prosesi simbolis tersebut menandai dimulainya pengerjaan berbagai sasaran fisik di desa setempat. Program yang dijadwalkan berlangsung hingga 13 Agustus 2026 ini mengusung tema besar "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa".

Dalam sambutannya, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh warga dan lintas sektor yang bersinergi. Menurutnya, TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan antara TNI, rakyat, dan pemerintah daerah.

"Pengalaman selama ini, TMMD baik Reguler maupun Sengkuyung sangat bermanfaat bagi masyarakat. Aspek kegotongroyongan dalam program ini membuat nilai manfaat yang dirasakan masyarakat menjadi jauh lebih besar," ujar Sapto.

Sementara itu, Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra menjelaskan bahwa TMMD Reguler kali ini berfokus pada berbagai kebutuhan vital masyarakat Desa Parangjoro, baik dari sektor infrastruktur maupun program sosial. Sebanyak 150 tenaga kerja dikerahkan setiap hari secara gotong royong, melibatkan personel Kodim 0726/Skh, Yonif 408/SBH, Zipur 4/TK, Lanud Smo, Polres Sukoharjo, serta didukung penuh oleh warga setempat.

"Seluruh pembangunan ini dipersembahkan untuk mempermudah akses masyarakat luas. Pembangunan jalan dan talud ditujukan memperlancar mobilitas pertanian agar hasil panen lebih mudah diangkut, serta mempermudah anak-anak sekolah dan warga. Pembangunan ini memangkas jarak sehingga akses menjadi lebih cepat dan hemat," jelas Letkol Inf Reza Sahputra.

Berdasarkan laporan pelaksanaan kegiatan yang ditandatangani oleh Perwira Pelaksana Kapten Inf Sutrisno, program TMMD kali ini mencakup sasaran fisik pokok dan tambahan yang sangat signifikan.

Sasaran fisik pokok meliputi pembangunan talud irigasi persawahan sepanjang 1.351 meter dengan lebar 40 cm dan tinggi 1,2 meter, betonisasi jalan sepanjang 758 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 10 cm, pembangunan dua buah jembatan irigasi pertanian, serta pengurugan lapangan sepak bola seluas 101 x 70 meter dengan ketebalan 20 cm.

Sedangkan untuk sasaran fisik tambahan, program ini menyasar rehabilitasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembuatan 5 unit sumur bor, perbaikan Masjid Al-Mubaroq, serta pembuatan Pos Kamling.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD ke-129 ini juga menggelar serangkaian kegiatan non-fisik berupa edukasi dan pelayanan masyarakat. Di antaranya adalah penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara oleh Kodim 0726/Sukoharjo.

Juga penyuluhan narkoba, hukum, dan kamtibmas, penyuluhan kesehatan dan pertanian dari dinas terkait, hingga pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) langsung di lokasi oleh Disdukcapil Kabupaten Sukoharjo.

Ada pemandangan unik dan berbeda dalam upacara kali ini. Plt Bupati Sukoharjo bersama Ketua DPRD, Dandim, dan Kapolres tampak kompak mengenakan pakaian adat beskap kejawen lengkap.

Penampilan tersebut dikarenakan upacara pembukaan TMMD dilaksanakan bertepatan dan langsung bersambung setelah prosesi kirab serta upacara peringatan Hari Lahir ke-80 Kabupaten Sukoharjo yang jatuh tepat pada tanggal 15 Juli.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS