Kirab Kebhinekaan Gandekan, Wujud Persatuan Bangsa Indonesia

Kusumawati - Jumat, 03 Juni 2022 07:06 WIB
Kirab kebhinekaan yang digelar kelurahan Gandekan kecamatan Jebres Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) - Masyarakat Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, menggelar Kirab Kebhinekaan bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, Rabu 1 Juni 2022.

Kirab dihadiri Walikota Surakarta Gibran Rakabuming dan Wakil Walikota Teguh Prakosa beserta jajarannya dan diikuti segenap elemen masyarakat Kelurahan Gandekan.

Walikota Gibran melepas bendera start Kirab Kebhinekaan berupa sejumlah tampilan kesenian dan reog. Usai melepas peserta kirab, rombongan Walikota dan Wakil Walikota menaiki kendaraan wisata listrik di sepanjang Jalan RE Martadinata.

“Sebagai kota budaya Solo terdiri dari beraneka etnis namun bersatu, bergotong royong saling bertoleransi harus diimplementasikan oleh masyarakat, seperti yang dilakukan masyarakat Gandekan pada sore ini. Hal ini tentu sebagai wujud kecintaan masyarakat terhadap budaya yang penuh kearifan lokal sehingga terjadi kesinambungan dan pelestarian budaya.” Ungkap Gibran.

Dan sekaligus sebagai simbol persatuan dari berbagai budaya yang menjadi pondasi kuat untuk persatuan bangsa Indonesia. Kirab budaya memiliki arti strategis untuk menunjukkan jati diri warga masyarakat yang berbudaya. Selain itu juga sebagai bentuk promosi dan potensi masyarakat diharapkan mampu menampilkan potensi wisata budaya kelurahan yang ada sehingga generasi muda dapat lebih mencintai tradisi budaya asli Kota Surakarta.

"Sesuai nama Kirab Bhinnneka Gandekan pada sore hari ini, jadikanlah kirab ini sebagai ajang pemersatu masyarakat kelurahan gandekan. Agar selalu guyub dan rukun dalam mengikuti program yang telah dijalankan pemkot surakarta sebagai kota budaya,”kata Gibran.

Potensi budaya dapat memberikan nilai-nilai yang bermakna bagi peradaban budaya di Kota Surakarta sehingga menjadi agenda rutin tahunan, menjadi paket wisata yang menarik sekaligus memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk berbuat yang terbaik bagi Kota Surakarta.

Wakil walikota solo Teguh Prakosa menyerahkan hadiah pada juara Kirab kebhinekaan yang digelar kelurahan Gandekan kecamatan Jebres Solo

Dalam Kirab Kebhinekaan Kelurahan Gandekan tersebut, juga digelar Reog Handoko Kurdo, Tarian Jenang Poncoroso serta penyerhan tombak dan payung pada Ki dan Nyi Gandek.

Terkait dengan kebhinekaan dan persatuan warga Kelurahan Gandekan, beberapa waktu lalu, warga Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, telah melakukan Deklarasi Kampung Pancasila Gandekan di depan Monumen Bhinneka.

Diungkapkan Lurah Gandekan, Sugeng Sarwono, Kirab Kebhinekaan Tahun 2022 mengusung tema "Pengejawantahan Pancasila Dalam Kehidupan Warga Masyarakat Lelurahan Gandekan".

“Dengan tema ini, diharapkan,warga Gandekan semakin hidup harmonis dalam perbedaan agama dan etnis.” Kata Sugeng.

Diungkapkan, kegiatan tahunan berupa kirab kebhinnekaan di Gandekan diharapkan senantiasa bisa menyatukan warga yang berlatar belakang keragaman budaya menuju warga Gandekan yang Pancasilais sejati.

Sebelum Kirab Kebhinekaan Gandekan yang merupakan puncak acara, terlebih dahulu digelat kegiatan Pekan Kebhinekaan Gandekan selama 6 hari berupa bazaar yang menampulkan produk UMKM Kelurahan Gandekan dan Lomba Branding Pancasila yang diikuti 9 RW di Kelurahan Gandekan. Kegiatan lain berupa Umbul Donga dan pagelaran seni.

Lebih lanjut dijelaskan, lembaga-lembaga maupun Pemerintah Kelurahan Gandekan dapat senantiasa saling mengedukasi dan hidup rukun. Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Gandekan, Veronica Bathi Wahyu, menjelaskan warga yang tinggal di Gandekan menganut enam agama. Selain itu, lanjut dia, etnis warga Gandekan berbeda-beda, antara lain Jawa, Tionghoa, dan Arab. Warga bisa bersatu dalam berbagai kegiatan masyarakat.

“Misalkan Natal semua ikut terlibat dan berpartisipasi ibadah rayanya semua umat diundang. Di sisi lain, saat hari raya Idul Adha semua warga terlibat menyembelih dan membagikan daging. Bukan hanya umat Islam saja," imbuhnya.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS