Keluarga Besar Dinasti Mataram Sepakat Dukung Paku Buwono XIV Hangabehi

Kusumawati - Sabtu, 13 Juni 2026 08:26 WIB
KGPH Hangabehi mendapatkan dukungan dari Dinasti Mataram menjadi SISKS PB XIV (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Karaton Surakarta Hadiningrat kembali menjadi sorotan setelah keluarga besar Dinasti Mataram menggelar pertemuan penting di Sasana Hondrowina, Jumat malam (12/6). Pertemuan yang dihadiri oleh para sentonodalem dan perwakilan trah keturunan Paku Buwono tersebut menghasilkan sebuah petisi dukungan penuh kepada KGPH Hangabehi sebagai SISKS Paku Buwono XIV, penerus tahta Karaton Surakarta Hadiningrat.

Petisi tersebut dibacakan langsung oleh Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Karaton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah Wandansari atau yang akrab disapa Gusti Moeng.

Dalam pembacaannya, Gusti Moeng menegaskan bahwa keputusan keluarga besar ini telah melalui proses panjang yang didasarkan pada adat, musyawarah keluarga, hingga penguatan hukum negara. Kesepakatan ini disetujui bersama oleh para sentonodalem dari trah Paku Buwono II hingga Paku Buwono XIII yang hadir.

Berdasarkan isi petisi, dukungan kepada KGPH Hangabehi yang juga dikenal sebagai GPH Mangkubumi atau BRM Suryo Suharto, merupakan tindak lanjut dari kesepakatan keluarga besar Dinasti Mataram pada 13 November 2025 lalu. Kesepakatan tersebut sebelumnya telah dituangkan dalam berita acara, disahkan melalui akta notaris, serta diperkuat oleh putusan pengadilan.

"Kesepakatan keluarga besar Dinasti Mataram tersebut telah memiliki kekuatan hukum dan menjadi dasar penetapan SISKS Paku Buwono XIV," demikian bunyi salah satu poin penting dalam petisi tersebut.

Pihak Karaton juga menegaskan bahwa penguatan legal formal ini semakin jelas setelah terbitnya keputusan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terkait penggunaan nama dan jabatan SISKS Paku Buwono XIV. Melalui ketetapan ini, nama dan jabatan tersebut dinyatakan tidak dapat digunakan oleh pihak lain karena telah memiliki dasar hukum resmi yang sesuai dengan ketentuan negara.

Pertemuan yang berlangsung khidmat ini sekaligus menjadi momentum persatuan bagi keluarga besar Dinasti Mataram Karaton Surakarta Hadiningrat. Melalui petisi ini, mereka menyatakan kesiapan untuk saling bergotong royong mempersiapkan pelaksanaan Jumeneng Dalem SISKS Paku Buwono XIV sebagai pelengkap penobatan Raja Karaton Surakarta Hadiningrat.

Langkah ini dinilai menjadi simbol krusial dalam menjaga kelestarian adat, budaya, serta keberlangsungan sejarah panjang Karaton Surakarta Hadiningrat sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa. Dengan adanya dukungan solid dari keluarga besar serta legitimasi hukum negara, posisi SISKS Paku Buwono XIV dinilai semakin kokoh secara adat maupun legal formal.

Agenda Jumeneng Dalem yang direncanakan dalam waktu dekat kini mulai menarik perhatian besar dari masyarakat serta para pemerhati budaya Jawa di Indonesia.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS